Ini Dia Pesiapan Millati Naisya Aqila Persiapkan Diri Ikuti MYRES 2022

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Banjarnegara – Rabu, (29/6/22) siswa MTs N 1 Banjarnegara yang tergabung dalam kelas unggulan yaitu kelas riset tengah mempersiapkan diri mengikuti lomba karya tulis ilmiah siswa madrasah berbasis riset bagi siswa MTs yang disebut Madrasah Young Researchers Super Camp (MYRES) 2022 yang digelar Dirjen KSKK dan Dirjen Pendis Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kompetisi MYRES yang diikuti Tim kelas riset dalam bidang Matematika, Sains, dan Pengembangan Teknologi (MST). Penelitian bidang ini meliputi kemampuan menyelesaikan permasalahan yang terkait dengan ilmu matematika, eksplorasi alam semesta, modifikasi, inovasi dan teknologi, atau aplikasi dari ilmu pengetahuan alam untuk menemukan solusi dalam memenuhi kebutuhan manusia.

Koordinator sekaligus Guru IPA, Tri Widayati, mengatakan MTs N 1 Banjarnegara mengirimkan 21 tim untuk mengikuti lomba.

“Dari 21 tim tersebut tidak hanya siswa/siswi kelas riset saja. Ada juga kelas regular seperti siswa 8C yang bernama Millati Naisya Aqila. Selain Milati, ada juga kelas 8A yaitu Eugene, dan ada dari kelas 8C yaitu Dzulfikar. Tentu mereka dipilih dengan prospek yang sangat mumpuni tatkala di tahun sebelumnya ke tiga siswa tersebut pernah mengikuti MYRES 2021.”  ujar Tri Widayati.

Saat ditemui di laboratorium computer oleh Tim Warta Madtsansa, terlihat Millati Naisya Aqil tengah mempersiapkan diri membuat proposal penelitiannya yang akan di kirim melalui website MYRES 2022. Judul penelitian yang diambil adalah Madtsanta Healthy Lifestyle (Posyandu Remaja Untuk Kesehatan Jiwa Raga).

“Posyandu Remaja memiliki tujuan yaitu meningkatkan peran remaja dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi posyandu remaja, meningkatkan Pendidikan Keterampilan Hidup Sehat (PKHS), meningkatkan pengetahuan dan meningkatkan pengetahuan terkait kesehatan jiwa dan pencegahan penyalahgunaan NAPZA, mempercepat upaya perbaikan gizi remaja, mendorong remaja untuk melakukan aktivitas fisik, melakukan deteksi dini dan pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM), dan meningkatkan kesadaran remaja dalam pencegahan kekerasan.” tanggap Millaty

Di satu sisi, Tri Widayati berharap agar para siswanya dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Persiapan dimaksud meliputi materi penelitian, persiapan uji laboratorium/eksperimen dan teknik penulisan. Menurutnya, selain materi penelitian yang menarik, teknik penulisan juga menjadi penilaian utama dalam kegiatan MYRES tersebut. (ran/ak/rf)