Lomba Asmaul Husna dalam Rangka Class Meeting MTs Negeri 2 Banjarnegara, Tiga Dewan Juri Rinci Kriteria Penilaian

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Banjarnegara – Tak ketinggalan turut menyemarakkan kegiatan class meeting MTs negeri 2 Banjarnegara, perlombaan Asmaul Husna tidak ketinggalan menjadi pusat perhatian para siswa. Hari ini Kamis (15/06) bertempat di Aula MTs Negeri 2 Banjarnegara, Asmaul Husna melantunkan indah, dari 20 peserta yang turut ambil bagian pada cabang lomba ini.

Kepala MTs Negeri 2 Banjarnegara ikut menyaksikan langsung penampilan yang disuguhkan sejumlah tim peserta. Dikatakan kepala MTs Negeri 2 Banjarnegara Ratna Ayu Kartika Wulan, selain menjadi sarana meningkatkan persatuan dan kesatuan diantara para siswa, kegiatan ini diharapkan dapat menambah keimanan dan ketakwaan ini diharapkan dapat menambah keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan memahami dan memaknai nama-nama sang kholik.

Menurutnya lomba ini perlu terus untuk digiatkan dilingkungan para siswa, karena banyak diantara siswa yang tidak hafal dengan baik bacaan Asmaul Husna.

“Jangan mengejar hadiah atau menang. Tapi bagaimana kompetisi ini menjadi sarana memperkuat persaudaraan diantara para siswa,” ujarnya.

Di samping itu kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Kepada Allah SWT sekaligus memahami dan memaknai nama-nama sang Kholik.

Sementara itu dewan juri Bidang Lagu/Irama Dwi Widiastuti menyebut sedikitnya ada 4 kategori penilaian pada bidangnya. Misalnya jumlah lagu yang dibawakan, kekompakkan tone/irama, tempo dan variasi lagu, serta suara yang ada pada bidang lagu/suara.

Dwi Widiastuti menilai rata-rata peserta sudah memiliki suara dan penampilan yang menarik. Tinggal bagaimana mereka mampu menyatukan kekompakkan.

“Termasuk bagaimana mengimprovisasi penampilan dengan gerakan yang disenandungkan,” ungkapnya.

Sedangkan Sulasno dewan juri yang fokus pada bidang tajwid dan fashohah yang merinci dalam beberapa kategori, dimana total nilai yang diberikan sebanyak 40 untuk semua indikator. Misalnya bagaimana ketepatan dan kefasihan makhorijul huruf dan pemahamannya tentang sifat huruf.

Sementara Siswo Purnomo juri bidang adab menyampaikan bahwa pada bidang ini ada empat kategori penilaian seperti keserasian, kesesuaian dan kerapian pakaian, gerak/mimik wajah serta ketepatan waktu.

Waka Kesiswaan MTs Negeri 2 Banjarnegara Nurfarida mengapresiasi dan mendukung kegiatan lomba Asmaul Husna yang diinisiasi oleh OSIM MTs Negeri 2 Banjarnegara.

“Penampilannya bagus-bagus sekali, ini merupakan even tahunan yang berkelanjutan. Asmaul Husna tidak hanya enak didengar tapi juga mengademkan pikiran dan hati,” katanya.

Hal ini akan berdampak besar terhadap para siswa yang mampu memahami sifat-sifat mulia yang terkandung dalam Asmaul Husna.(en/rf)