Rakor Pokjaluh, Kasi Bimas Dorong Penyuluh Lebih Semangat Produksi Film Edukasi

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Banjarnegara – Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kemenag Kabupaten Banjarnegara laksanakan  rapat koordinasi dan pembinaan oleh Kapela Seksi Bimas Islam. Rakor yang dilaksanakan pada Rabu (08/06/22) Kali ini lebih istimewa karena berkenaan dengan acara hormat calon haji.

Rakor ini dilaksanakan di Bojonegoro kec. Sigaluh, Rumah calon Haji Mustajab, PAIF kec. Pagentan Banjarnegara. Rakor kali ini sekaligus momen hormat Calon Haji penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) Kecamatan Pagentan Mustadjab, yang akan berangkat Ibadah Haji 24 Juni 2022.

Hadir pada Rakor Pokjaluh ini 19 orang PAIF (Penyuluh Agama Islam Fungsional) se-Kabupaten Banjarnegara, Kasi Bimas Islam beserta staf Bimas.

Momen mengharukan mulai terasa ketika memasuki acara ucapan pamitan  dari calon haji PAIF Kecamatan pagentan, Mustadjab.

“Pertama kali, saya ucapkan terima kasih atas kehadiran bapak ibu semuanya pada hari ini. ucapan syukur dan rasa bahagia serta saya meminta maaf baik secara kedinasan dan secara pribadi,” ucapnya.

“ Saya juga meminta doa dari bapak ibu sekalian untuk mendoakan saya, semoga saya sehat dan lancar dalam melaksanakan ibadah haji bisa melaksanakan syarat rukun, wajib, dan sunah haji,” tambahnya.

Kasi Bimbingan masyarakat (Bimas) Islam Kantor kemenag Banjarnegara Ali Mustofa dalam kesempatan kali ini menyampaikan film pendek produksi Pokjaluh diapresiasi oleh Pemkab Banjarnegara.


“film Edukasi produksi Pokjaluh Banjarnegara Diapresiasi Pemkab Banjarnegara  dalam hal ini Dinas Kesehatan, dan film edukasi jamban sehat akan diputar pada keg. Dinkes Banjarnegara,” tuturnya.

Selai itu Ali juga mendorong semangat untuk  produksi film berikutnya ” Ayo kita semangat lagi, digenjot lagi bikin filmnya, film untuk edukasi pada masyarakat terutama  terkait isu nasional stunting dan cegah kawin bocah,” lanjutnya.

“Selain melakukan tugas  kepenyuluhan, penyuluh juga harus berkoordinasi dengan lintas sektor secara baik, supaya  memudahkan tugas-tugas kita.  Dan juga penyuluh untuk Meng update data keagamaan, tempat ibadah MT, TPQ,” pungkas Ali Mustofa. (dr/ak/rf)