Biomatrik Jemaah Haji Dilakukan di Tanah Air, demi Mempermudah dan Mengurangi Kelelahan Jemaah

Magelang – Selama ini proses perekaman data biometrik jemaah calon haji dilakukan di bandara kedatangan di Arab Saudi, dan ini yang menyebabkan banyaknya waktu tersita disebabkan antrian yang panjang dari jemaah. Namun pada tahun kemarin sudah mulai dicoba perekaman data biometrik ditanah air, meskipun belum juga maksimal. Sedangkan tahun ini biometrik dilakukan di tanah air, dan untuk jemaah calon haji asal Kabupaten Magelang dilakukan di zona haji Kota Yogyakarta, sebagaimana disampaikan KaKankemenag, Mad Sabitul Wafa, saat memberikan pengarahan pada rapat koordinasi jemaah haji mandiri di Gedung Serba Guna KPRI Kokarda (12/4).

Wafa menyampaikan, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama telah bekerjasama dengan Kerajaan Arab Saudi guna melakukan inovasi peningkatan pelayanan jemaah calon haji dengan melakukan proses perekaman biometrik yang dapat berlangsung cepat.

“Rekam Biometrik adalah perekaman atau pengecekan karakter melalui retina, sidik jari, pola wajah dan sebagainya. Perekaman biometrik ini telah dapat dilaksanakan di tanah air sehingga tidak harus dilakukan di tanah suci yang berlangsung lama karena antrian yang banyak. Layanan ini adalah untuk mempermudah jemaah calon haji saat sampai di Makah,” jelas Wafa.

Tentang proses pelunasan haji, Wafa menghimbau agar jemaah calon haji yang sudah terdaftar untuk berangkat tahun ini segera melakukan pelunasan, sehingga pemerintah dapat segera memastikan jumlah jemaah yang akan berangkat dan selanjutnya akan melaksanakan manasik haji.

Selain itu, kepada jemaah calon haji, Wafa juga berpesan agar menata hati dan menjaga kesehatan. “Jaga hati agar selalu ihlas jangan banyak ngegrundel. Laksanakan semua proses pemberangkatan dengan niat ibadah, jaga kesehatan jangan terforsir dalam menerima tamu silaturohim, istirahat yang cukup dan kontrol asupan dengan baik,” ungkapnya.

Pada bagian akhir pengarahannya, Wafa meyakinkan jemaah calon haji bahwa Kementerian Agama akan melayani jemaah calon haji dengan maksimal agar Penyelenggaraan Haji dan Umroh sukses, yang di awali dengan perencanaan yang baik sehingga pemberangkatan sampai pemulangan dapat berlangsung lancar dan sukses.(TOY/Sua)