
Kudus (Humas) – Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Saiful Mujab, mengunjungi stand pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), termasuk stand binaan Kanwil Kemenag Jateng dari program Kemandirian Pesantren, di Simpang Tujuh Jalan Sunan Kudus, Rabu (22/10/2025).
​Kakanwil didampingi oleh Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Wahid Arbani, Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Kabid PD Pontren) Amin Handoyo, serta Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Kudus Sony Wardana.
​Dalam kunjungannya, Kakanwil menyempatkan diri berdialog langsung dengan para santri pengembang UMKM. Dirinya menggali informasi mendalam mengenai pengembangan bisnis yang mereka jalani, mulai dari proses pengadaan bahan baku, produksi, hingga strategi pemasaran dan marketing.
​”Saya sangat mengapresiasi inovasi dan semangat wirausaha yang ditunjukkan oleh para santri. Program kemandirian pesantren ini benar-benar berjalan dan menghasilkan produk-produk yang berkualitas,” ujarnya.
​Kakanwil menekankan bahwa kemandirian pesantren tidak hanya tentang bekal ilmu agama, tetapi juga kemampuan untuk beradaptasi dan berdaya saing di sektor ekonomi.
​”Pesantren harus menjadi pusat pendidikan yang holistik. Selain mendidik santri menjadi generasi yang berakhlak mulia dan menguasai ilmu agama, kita juga dorong mereka untuk punya jiwa entrepreneurship,” jelasnya.
​Sebagai bentuk dukungan nyata, Kakanwil juga membeli beberapa produk UMKM pesantren, di antaranya madu, buku, dan berbagai kitab. Aksi ini diharapkan dapat memotivasi para santri untuk terus mengembangkan usahanya.(RK)
