Data EMIS Harus Valid

Klaten – Education Management Information System (EMIS) sebagai pusat pendataan pendidikan Islam satu pintu sangat berperan dalam menunjang proses perencanaan dan pengambilan kebijakan program Pendis. Sejauh ini, data EMIS menentukan kualitas perencanaan, sehingga harus terus ditingkatkan dengan meminimalisir berbagai kelemahan yang terjadi selama ini.

“Pengisian data EMIS (Education Management Information System) ini adalah suatu tuntutan yang harus dikerjakan, namun sekali lagi betapa pentingnya data ini harus betul-betul valid, kualitas itu yang harus kita kedepankan agar dikemudian hari tidak akan muncul permasalahan”, papar Kasi Madrasah Kemenag Kab. Klaten, Wahib dalam sambutan pembukaan rapat koordinasi Penguatan Tenaga Pengolah Data Pendidikan di Aula Al Ikhlas Kankemenag Kabupaten Klaten (Kamis, 20/2) yang diikuti operator EMIS madrasah (MI, MTs dan MA) serta RA/BA se Kabupaten Klaten.

Pengisian data yang ada dalam EMIS ini harus lengkap dan terkini untuk meminimalisir kekurangan maupun kesalahan, karena permasalahan yang muncul akan berpengaruh besar dampaknya dalam Madrasah yang bersangkutan dan yang lebih jauh lagi itu berdampak pada institusi Kementerian Agama yang menaungi madrasah itu sendiri.

Wahib menjelaskan, EMIS online merupakan salah satu solusi atas kelemahan dalam mengelola data pendidikan. EMIS online berguna dan sangat penting untuk mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan.

Sejalan dengan perkembangan teknologi  yang terus berlangsung, seksi Pendidikan Madrasah harus selalu siap mengantisipasi makin tingginya tingkat kebutuhan akan data-data pendidikan yang cepat, tepat dan akurat.

Melalui data EMIS nantinya akan dijadikan pemerintah pusat suatu bahan untuk mengambil suatu kebijakan terutama yang berkaitan dengan masalah bantuan BOS, Bantuan Sertifikasi, Bantuan Sarana Prasarana yang terdapat juga dalam Simpras (Sistem Informasi Manajemen Sarana dan Prasarana) itu salah satunya.

Selain itu EMIS merupakan data base, beberapa kekuatan dan peta madrasah yang ada di Kementerian Agama, “Sehingga nantinya, apabila madrasah ini tidak terdata pada Sistem Aplikasi EMIS ini maka dianggap madrasah itu tidak ada, makanya EMIS suatu hal yang sangat penting sekali,” terangnya Kasi Pendidikan Madrasah.

Untuk itulah data EMIS mutlak harus valid sangat diperlukan untuk pengambilan kebijakan, peranan data dan informasi sangatlah penting untuk menunjang upaya peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan serta mencegah adanya upaya peningkatan mutu pendidikan yang didasarkan pada common sense semata-mata. Namun, dalam kaitan dengan peningkatan mutu pendidikan, pendayagunaan serta pelayanan data dan informasi untuk perumusan kebijaksanaan, program, pelaksanaan, dan evaluasi.

“Maka operator EMIS dan kepala madrasah harus benar-benar memperhatikan data yang akan dimasukkan, agar tidak salah input data”, pungkas Wahib.(aj/Wul)