DPRD ikut perhatikan layanan ibadah haji

Slawi – “Keberangkatan jamaah haji ke tanah suci tinggal hitungan mingguan saja, menurut RPH (Rencana Perjalanan Haji) sekitar 7 minggu dari hari ini, untuk itu jamaah haji seyogyanya jaga kesehatan, perbanyak amal ibadah mumpung masih di bulan suci Ramadhan,” ungkap HM. Takhyudin Kasi PHU Kankemenag Kab. Tegal dalam Pertemuan Ketua Regu dan Ketua Rombongan di Aula Al Ikhlas. Hadir juga di pertemuan Kabbag Kesra Pemda Kab Tegal dan Komisi IV DPRD yang membidangi Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan., serta Ketua Forum KBIH.

Menurut informasi Kepala Kankemenag Kab. Tegal Ahmad Ubaidi bahwa calon jamaah haji yang berangkat tahun ini banyak mengalami peningkatan baik dari segi pelayanan maupun biaya akomodasi. BPIH tahun 2015 mengalami penurunan yang sangat signifikan yaitu sebesar 462,9 dollar AS dari 3,231,9 dollar AS menjadi 2,769 dollar AS. Pelayanan penerbangan juga mengalami peningkatan yang dulu gelombang I berangkat dari solo turun di Jeddah sekarang langsung di Madinah begitu juga pemulangannya. Pelayanan catering juga sudah mulai ada peningkatan.

Berdasarkan pandangan komisi IV Noviyatul F, menyampaikan bahwa selama ini masalah haji kurang mendapat perhatian sehingga dari tahun ke tahun tidak tersentuh. “Alhamdulillah untuk tahun ini kami (Komisi IV) bersama Bagian Kesra berupaya untuk membantu meringankan beban jamaah haji. Akomodasi berupa transportasi yang dulu dibebankan kepada jamaah haji sekarang diambil alih oleh Pemerintah Daerah yang telah mendapat persetujuan dari DPRD,” papar Noviyatul. Untuk Tim Petugas Haji Daerah (TPHD) Kab. Tegal berjumlah 7 orang terdiri dari 4 TPHD dan 3 Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD).

Hasil dari Rapat pertemuan Karu dan Karom menghasilkan adanya wacana keseriusan Komisi IV DPRD dengan Pemerintah Daerah untuk membuat suatu Peraturan Daerah tentang Haji dan tercapainya kesepakatan besaran biaya non BPIH yang berjumlah Rp. 425.000 per jamaah. (maman)