GDM : Solusi Tingkatkan Ketertiban Santri

Ungaran – Hari pertama masuk sekolah usai libur UTS semester satu, para santri Madrasah Aliyah (MA) Nurul Islam Tengaran mengikuti kegiatan sosialisasi Gerakan Disiplin Madrasah (GDM) di Aula setempat, Senin (16/10).

GDM bertujuan untuk membantu para asatidz menegakkan tata tertib yang berlaku di madrasah. Adapun anggotanya terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok ikhwan dan akhwat. Masing-masing kelompok terdiri dari 3 orang perwakilan kelas X, XI dan XII dan pelaksanaanya sesuai jadwal yang sudah ditentukan.

Kepala MA Nurul Islam Purwoko menjelaskan tata tertib di madrasah mustahil akan berjalan sebagaimana mestinya tanpa kerjasama yang baik antara dewan asatidz dan para santri itu sendiri. Dengan tertib dan disiplin inilah, harapannya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) akan berjalan secara optimal dan efektif.

“Hidup dengan peraturan itu memang menyulitkan, namun akan lebih menyulitkan lagi bila kita hidup tanpa aturan,” ungkap Purwoko.

Selanjutnya kepada petugas yang ditunjuk sebagai anggota GDM, Purwoko meminta agar mereka melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan penuh amanah. Hal ini penting karena tugas mereka akan berhadapan langsung dengan para santri untuk : mengkoordinir para santri agar masuk kelas tepat waktu, menertibkan santri setiap apel pagi dan yang tak kalah penting, mereka harus mencatat nama-nama santri yang tidak tertib dan melanggar peraturan untuk selanjutnya dilaporkan ke pihak madrasah agar ditindak lanjuti.

Dalam kesempatan yang sama, Purwoko juga melaunching seragam GDM bagi para petugas. Dengan seragam ini nanti, Purwoko berharap agar para anggota GDM yang ditunjuk semakin bersemangat dalam melaksanakan tugasnya guna kemajuan dan keteraturan madrasah.

“Para santri jangan merasa disulitkan dengan adanya GDM ini. Tapi maknailah GDM sebagai satu hal positif agar tata tertib madrasah kita bisa kita optimalkan dan KBM berjalan secara efektif,” pungkasnya. (ip-shl/gt)