GPAI, Garda Terdepan Dalam Dunia Pendidikan

Note : KUPT tu apa? Statement dri kemenag/ pengawas PAI bs ditambahi? Itu dominan Bupati yg ngomong kyk beritsnya Pemda dong??

=======================================

Karanganyar – GPAI menyelenggarakan kegiatan Halal bihalal dan Pemberian santunan pada Kamis, 28 Juni 2018. Kegiatan ini  diselenggarakan di pendopo rumah dinas Bupati Karanganyar, dan dihadiri oleh Bupati, Kepala Dinas Pendidikan, Pengawas PAI Kemenag Karanganyar, Kepala UPT dan seluruh guru PAI SD se Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliatmono dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada guru PAI yang sudah membawa kemajuan di bidang agama sehingga menjadi semakin baik. Guru Agama adalah orang yang mempunyai banyak ilmu, mau mengamalkan dengan sungguh-sungguh, toleran dan menjadikan peserta didiknya lebih baik dalam segala hal.

“Guru Agama sebagai garda terdepan dalam dunia pendidikan,” ungkapnya

“Guru yang masih kendor semangatnya dan wawasannya yang masih terbatas, mari lebih giat lagi, bangkitkan semangatnya dan wawasannya harus semakin bertambah, karena maju mundurnya suatu bangsa ditentukan oleh guru. Guru juga sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk menjadi negara yang maju maka pendidikan menjadi unsur yang sangat vital,” tambahnya.

Lebih lanjut Bupati Karanganyar mengatakan bahwa apa yang dilakukan pemerintah ini merupakan upaya membangun generasi penerus agar menjadi anak-anak yang bermental religius.

Diakhir sambutanya, Juliyatmono menjelaskan kandungan surat Ali Imran ayat 132-133  yang berbunyi taatilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat, dan bersegaralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa.

“Oleh karena itu marilah kita saling memohon maaf dengan ikhlas,” ungkapnya.

Pengawas PAI, Sururi, menjelaskan bahwa kegiatan Halal bihalal dan pemberian santunan yang diselenggarakan oleh GPAI Se Kabupaten Karanganyar ini sudah menjadi agenda rutin tahunan. Untuk tahun ini tampil sebagai penceramah adalah Da`i Cilik dari Salatiga, Wildan Mauzaki Wali Saptian. (ruri-hd/wul)