H. Subadi : Momentum Tahun baru Hijriah Untuk Tingkatkan Peradaban Yang Maju dan Modern.

Wonogiri- Seperti tahun – tahun sebelumnya dalam rangka menyambut tahun baru 1440 H,  Pemerintah Kabupaten Wonogiri dan Kementerian Agama bekerjasama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) dan  Forum Komunikasi Majlis Taklim Wanita (FKTW) Wonogiri menyelenggarakan kegiatan Dzikir dan Tabligh Akbar, Selasa kemarin di Masjid Agung At Taqwa Kabupaten Wonogiri dengan menghadirkan mubalegh KH. Abdul Karim (Pengasuh Ponpes Qur’ani Surakarta)

Ribuan jamaah dengan berpakaian putih-putih dari penjuru Wonogiri kota dan sekitarnya sejak pukul 07.00 WIB nampak telah hadir memadati Mesjid Agung At Taqwa Wonogiri, hadir dalam acara tersebut Wakil  Bupati Wonogiri, Ka. Kankemenag Wonogiri, ketua MUI Kab. Wonogiri para pimpinan SKPD serta tokoh agama dan umat muslim di wonogiri.

Wakil  Bupati Wonogiri, Edi Santosa dalam sambutan menyampaikan, semoga dengan pergantian tahun baru ini akan membawa kita pada peningkatan keimanan kita, sehingga dapat pula mengaktualisasi diri kita ke arah yang lebih baik dalam segala bidang aspek kehidupan, yang muaranya pada peningkatan kesejahteraan Wonogiri secara menyeluruh.

“Dengan harapan semoga Allah SWT membersihkan kita dari kesalahan 1 tahun yang lalu dan memberikan kekuatan dan taufiq untuk beramal shalih serta mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah dimasa-masa depan agar kita termasuk dalam golongan hamba yang bersyukur yaitu hamba yang mampu menempatkan nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT”.

KH Abdul Karim dalam tausiahnya mengajak jamaah untuk mengisi dan memulai tahun baru ini dengan 3 hal pokok, yakni pertama doa dan dzikir, untuk semua umat manusia agar terhindar dari rasa permusuhan. Bersihkan hati kita dari rasa iri, dengki dan benci pada siapapun. Kedua memulai awal tahun baru ini dengan perbanyak Sodakoh, dimana sodakoh merupakan kunci bagi keberkahan dan kelancaran rizki yang barokah, dan ketiga membiasakan diri untuk segala sesuatu dengan yang halal. Agar anak-anak kita menjadi sholeh dan sholehah berilah mereka makan dan minum dari yang halal.

Sedangkan Ka. Kankemenag  Wonogiri, H. Subadi di temui di Kankemenag Wonogiri, Jum'at (21/09) menyampaikan bahwa bahwa Momen Tahun Baru Islam sebagai tonggak sejarah penanggalan Islam merupakan momentum penting hijrahnya nabi Muhammad SAW untuk membangun peradaban di Madinah. Hijrah merupakan tonggak dibangunnya ummat yang besar dan diyakini memiliki peradaban yang sangat maju dan modern.

“Jangan sampai kita mengingat perjuangan nabi membangun bangsa yang bertauhid, hanya kita fahami sebagi simbolitas bergantinya tahun. Tetapi menjadi tugas kita untuk senantiasa mengingat makna hijrah dalam kapasitas kita sebagai manusia, hijrah dari kebiasaan yang tidak baik menjadi baik dan menebarkan keshalehan dimuka bumi,“ujarnya. (Mursyid-Heri/rf)