Hasil Yang Baik Perlu Tindakan Yang Tepat

Kab Pekalongan- Dalam rangka menyamakan persepsi dan pandangan serta hasil capaian  pelaksanaan anggaran yang sudah dijalankan pada tahun 2018, Kantor Kementerian Agama Kabupaten  Pekalongan mengadakan rapat kordinasi evaluasi pelaksanaan anggaran dan tindak lanjut audit kinerja tahun 2018, dihadiri para Kasi, Penyelenggara dan pengelola kegiatan pada Kankemenag Kabupaten Pekalongan, dilaksanakan di Rumah Makan Kampung Damai Pekalongan Kamis (1/11).

Kegiatan tersebut di pimpin langsung oleh Perencana Kankemenag Kab Pekalongan, dalam arahan mengatakan anggaran Dipa menjadi tolok ukur keberhasilan dalam melaksanakan program. Dan tentu dalam melaksanakan program itu harus memenuhi prioritas kebutuhan hemat, mendesak dan efesien. Pemanfaatan anggaran harus sesuai program yang telah kita rencanakan sesuai tusi di masing masing seksi. Oleh karena itu evaluasi pelaksanaan anggaran sebagai bagian siklus pembangunan yang harus di implemasikan dengan baik dalam rangka menyusun dan mengawal program kegiatan yang berkelanjutan.

Alhamdulilah pada tahun 2018, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan dapat menyerap anggaran yang cukup baik, kita harus tetap menjaga prestasi yang sudah kita capai,”tuturnya.

Menurutnya bahwa rapat koordinasi ini bertujuan untuk mengetahui secara jelas sampai sejauh mana pelaksanaan anggaran pada setiap seksi dan sekaligus untuk mengetahui ketika serapan dipa tidak sesuai target yang diharapkan , sehingga kita bisa mengantisipasi sedini mungkin masalah masalah yang akan muncul yang dapat menghambat penyerapan dipa,” lanjutnya

Perencana Kemenag , Intan sebagai penyelenggara kegiatan mengatakan kegiatan yang semestinya sudah bisa dilaksanakan di triwulan 1 dan 2 tetap harus kita dilaksanakan tidak harus mengambil posisi arah yang mempertimbangkan capaian  realisasi dari Kantor Kemenag kabupaten/ kota lain. Karena kalau kita menunggu dengan melihat capaian kabupaten yang masih rendah akan berakibat pada penumpukan penyerapan anggaran pada triwulan berikutnya.

Terkait dengan kwalitas penyerapan anggaran , Intan mengingatkan “kalau hanya yang penting anggaranya terserap, nanti tidak berefek positif berdasarkan kinerja masing masing satker. Masing masing seksi ketika selesai melaksanakan kegiatan harus segera mempertanggungjawabkan dengan melakukan indikator indikator yaitu kegiatan di dokumentasikan baik dalam bentuk  fisik maupun soft copy. Dengan data yang seperti ini sebagai pengamatan pengendalian intern nanti kita masukkan  aplikasi EMPA,” katanya

Pembahasan pelaksanaan anggaran serta mencari solusi tentang permasalahan yang dihadapi pada satker masing masing dan tindak lanjut rekomendasi hasil audit irjen yang dipandu oleh perencana. (hfrn/rf)