H.M.Aqsho: Bukan Hanya Mengajar, Guru Harus Selalu Menjadi Teladan

Batang – Tugas seorang guru tidak hanya mengajar namun yang paling penting ialah mampu memberikan teladan kepada muridnya dengan sikap dan perilaku yang baik. Diantara sikap itu meliputi spiritual keagamaan, kebersihan, dan kedisiplinan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang H.M. Aqsho menyampaikan hal itu saat bersilaturrahmi dengan para guru MI Islamiyah Adinuso, Kecamatan Reban, disela-sela penyerahkan bantuan kepada korban kebakaran rumah di Dukuh Sidoagung kecamatan Reban pada Senin (7/06) kemaren.

“Seperti dalam kitab Adabal-Alim wa al-Muta’allim.Guru itu harus dalam keadaan suci, berwudhu, bersih badanya sebelum datang ke madrasah. Berangkat di jalan sambil membaca dzikir,” kata HM. Aqsho.

Ia menekankan perilaku ahlak terpuji untuk diterapkan dalam setiap pembelajaran di lingkungan madrasah maupun di luar madrasah. Guru akan memberikan pengaruh terhadap muridnya. Sifat dan karakteristik guru akan sangat mudah diikuti oleh para muridnya.

“Guru harus menjadi teladan dalam segala hal teladan dalam beribadat dan teladan dalam bermasyarakat,” ungkap pria kelahiran Brebes itu.

H.M.Aqsho menambahkan, agar suasana belajar mengajar menjadi nyaman, lingkungan madrasah harus terjaga kebersihanya. Kesadaran akan kebersihan menjadi salah satu kunci keberhasilan belajar.

“Yang paling penting madrasahnya bersih, Apalagi harapan kita madrasah bisa menjadi contoh,” ucapnya.

Ia berharap kedisiplinan seorang guru untuk ditingkatkan. Kedisiplinan murid juga berawal dari kedisiplinan yang dicontohkan oleh guru.

“Kedisiplinan guru harus bagus, Kepalanya harus datang lebih awal,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa dirinya merasa iri dengan profesi seorang guru. Menurutnya, seorang guru akan mendapatkan limpahan pahala, bila ilmu yang diajarkan kepada muridnya itu diamalkan dan bermanfaat untuk bersama.

“Jujur saya iri dengan guru, Bapak ibu tetap semangat ya, karena menjadi teladan dan pahalanya luar biasa, Jihadnya jangan kemana-mana cukup Jihad disini saj adengan mengajar,” tandasnya.

Ia lalu mengapresiasi prestasi MI Islamiyah Adinuso. Walupaun madrasah ini terletak di pelosok desa namun prestasi madrasah dan murid-muridnya mampu bersaing dengan madrasah dan sekolah lainya.

Sementara itu Kasi Pendidikan Madrasah H.Munif yang mendampingi Kepala Kantor berharap, kedatangan kepala Kemenag Batang bisa menjadi motifasi bagi seluruh guru MI Islamiyah Adinuso untuk menjadi lebih baik lagi.(Zaenal Faizin/Zy)