Hujan dan Angin Kencang Menyapu Atap Kemenag Kota Semarang

Semarang – Senin, (31/5) Hujan deras diikuti angin yang sangat kencang menyerang sebagian wilayah Kota Semarang. Kankemenag Kota Semarang terlimbas angin puting beliung tersebut. Genting berjatuhan sehingga mengakibatkan gedung aula dan beberapa ruangan lain pada Kankemenag Kota Semarang runtuh akibat kejatuhan atap, pada pukul 16.30 WIB, Sabtu,(29/5) sore hari kemarin

“Hujan deras ditambah angin kencang, gentingnya melorot sehingga atap rubuh, yang paling parah  terletak di ruang aula,” lapor Takim, penjaga kantor kepada Kasubbag TU.

“Yang dekat segera merapat,” perintah Kasubbag TU kepada pegawai di lingkungan Kankemenag Kota Semarang melalui WAG.

Gedung Kankemenag Kota Semarang memang tergolong sudah tua, sudah waktunya dilakukan rehab total, akan tetapi karena keterbatasan anggaran dan belum adanya alokasi anggaran rehab berat, sehingga gedungnya belum dapat dilakukan perbaikan.

“Jangan lupa berdoa setiap masuk gedung kantor, bangunan tua, berbahaya bagi penghuninya,” ujar Nanik pegawai Seksi PD.Pontren.

Kasubbag TU, para Kasi dan Gara serta beberapa pegawai langsung mendatangi gedung Kankemenag Kota Semarang untuk bergotong royong memindahkan barang-barang utamanya barang-barang elektronik yang berada di ruang aula, umum dan Seksi Dikmad.

“Ruangan Seksi Dikmad banjir,” kata Yuli pegawai Seksi PD.Pontren. “Gudang juga sudah tidak beratap lagi, sepanjang lorong antara aula sampai dengan ruang kepala, terlihat ada bekas genangan air di plafon,” ditambahkan Dinta, humas Kankemenag Kota Semarang.

“Senin, kita laporkan kondisi gedung kantor ke Kanwil,” kata Kasubbag TU H. Pamudji sapaan akrabnya. Pelaporan ini bertujuan untuk berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag Prov.Jateng guna pengajuan anggaran rehab berat, karena kondisi darurat. Semoga upaya ini membawa hasil, sehingga gedung Kankemenag Kota Semarang dapat segera dilakukan rehabilitasi. (Nova/HumasDM/bd).