Kankemenag Wonogiri Terima Bantuan Mobil Operasional dari Pemda

Wonogiri – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri menerima bantuan mobil dinas dari Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Mobil bermerek Kijang Innova dengan nomor polisi AD 22 G tersebut diserahterimakan pada akhir bulan kemarin melalui Kabag Umum Setda Kabupaten Wonogiri kepada Kemenag Wonogiri.

Bantuan mobil dinas ini memberikan motivasi baru bagi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri untuk memaksimalkan fungsinya sebagai instansi pemerintah yang memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, Drs. H. Subadi, MSI didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Dra Hj. Fatonah, Senin (10/07) menyampaikan terima kasih yang tidak terhingga kepada Bupati Wonogiri atas bantuan tersebut.

Beliau mengapresiasi Bupati Wonogiri yang menunjukkan perhatian kepada lintas instansi pemerintah yang notabene tidak termasuk dalam Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Wonogiri tetapi sebagai instansi vertikal. Mengingat  Kankemenag Wonogiri merupakan lembaga vertikal yang bertanggung jawab langsung kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, dilanjutkan kepada Kementerian Agama RI.

Ka. Kankemenag Wonogiri,  H. Subadi mengharapkan dengan diserahkannya mobil operasional, maka kinerja Kemenag dalam melayani masyarakat semakin meningkat dan mampu mendukung kinerja Kemenag dalam melayani masyarakat dibidang keagamaan.

“Bantuan mobil dinas tersebut menunjukkan komitmen Pemkab Wonogiri dalam mendukung Kementerian Agama untuk memaksimalkan fungsinya melayani masyarakat di bidang agama dan keagamaan,” tegas H. Subadi.

Sedangkan penyerahan mobil dinas operasional berupa satu buah kendaraan roda 4 merk Inova tersebut diserahkan langsung Bupati Wonogiri melalui Kabag Umum Setda kabupaten Wonogiri dan diterima langsung Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Wonogiri.

“Kita patut bersyukur kepada Allah SWT, mudah-mudahan dengan bantuan mobil dinas operasional ini menjadi berkah dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam pembinaan kehidupan beragama,  demi terwujudnya masyarakat yang religius, beriman, bertaqwa dan berakhlak mulia,” pungkasnya. (Mursyid_Heri/Wul)