Kasubbag TU : Akhir Tahun Segera Selesaikan Kegiatan DIPA dan Laporkan Hasilnya

Wonogiri -Mendekati akhir tahun anggaran tahun 2018, Kasubbag TU Kankemenag Wonogiri, H. Haryadi menekankan Semua Satker di akhir tahun ini untuk segera menuntaskan serapan DIPA dengan kegiatan yang sudah di rencanakan, dengan meningkatkan koordinasi dan konsultasi baik secara internal maupun dengan instansi terkait dalam rangka pelaksanaan anggaran yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel.

Mengingat komunikasi dan koordinasi antar satker di lingkungan Kemenag Kab. Wonogiri yang baik sangat bermanfaat dalam pengembangan institusi agar tercipta kesalarasan dan kesarasian hubungan antar lembaga, sehingga kinerjapun akan semakin meningkat.

Penegasan tersebut di sampaikan acara pembinaan ASN lingkungan Kemenag Wonogiri, Senin (05/11) di Halaman Kankemenag Wonogiri, kegiatan di ikuti ASN Kankemenag Wonogiri, Kepala KUA, Kepala Madrasah Negeri, Penyuluh Agama Islam Fungsional dan Pengawas Pendidikan Agama dan Madrasah.

Pelaksanaan DIPA Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri tahun 2018 agar didasari lima nilai budaya kerja Kementerian Agama, yaitu: Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, dan Keteladanan.

“Saya mengharapkan kepada semua pimpinan satker dapat menyelesaikan dan menyelenggarakan kegiatan DIPA dan segera melaporkan hasil kegiatan, tahun anggaran 2018 sudah hampir habis, saat ini sudah memasuki bulan November dan diharapkan DIPA sudah terserap secara keseluruhan, sehingga awal Desember laporan harus sudah selesai,”harap Haryadi.

Selain itu untuk kelancaran pelaksanaan tugas di Kementerian Agama, agar  ASN yang menangani bertanggung jawab atas pengelolaan BMN, SAIBA dan e-MPA untuk  melakukan pelaporan dan koordinasi apa yang di terkait dengan pengelolaan tersebut secara cepat dan tepat.

Pelaksanaan Program kerja yang telah ditetapkan menurut Kasubbag TU hendaknya sesuai dengan target dan tepat sasaran. Hal ini juga secara tidak langsung dapat membantu capaian Kinerja Kementerian Agama. Lanjutnya. Berbagai program kerja kementerian agama yang melibatkan madrasah, guru agama, pengurus ormas ataupun yayasan hendaknya dilaksanakan sesuai target. Program kerja yang dilaksanakan tepat sasaran dapat membatu Kementerian Agama melaksanakan tugas dan fungsinya dalam melayani masyarakat.

“Semua Satker di Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri harus segera kejar target kegiatan, namun pelaksanaan tetap harus transparan dan pelaporan akuntabel. Diharapkan kegiatan yang tertunda hendaknya dilakukan kordinasi yang efesien, perkuat sinergisitas demi terwujudnya pelaksanaan DIPA yang berdaya guna, bermanfaat, tepat sasaran,  tepat mutu, tepat waktu dan bisa di pertanggungjawabkan. (mursyid/heri/rf)