Kemenag Blora gelar nikah massal

Blora – Dalam upaya mewujudkan kepedulian terhadap pentingnya pelayanan nikah, Kementerian Agama Blora melalui seksi Bimas Islam dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan se-Kabupaten Blora bekerjasama dengan BRI Cabang Blora dan Yayasan Masjid Agung Baitunnur menggelar nikah massal pada Kamis (17/12) di masjid Agung Baitunnur Blora.

Sekitar 39 pasangan pengantin yang hadir dari 41 pasangan,mengenakan busana dan rias pengantin dengan wajah ceria mengikuti prosesi akad nikah yang dipandu oleh penghulu dan Kepala KUA Kecamatan masing masing mulai pukul 09.00 WIB sampai selesai.

Kasi Bimas Islam Kankemenag Blora, Maspuin menyampaikan bahwa acara nikah massal merupakan wujud kepedulian kemenag dalam rangka ikut memeriahkan Hari Amal Bhakti yang ke 70 dengan upaya pelayanan sosial dan mewujudkan program pelayanan nikah ke masyarakat melalui kemitraan dengan berbagai pihak.

“Kemitraan yang dijalin antara kemenag Blora dengan BRI dan Masjid Baitunnur ini merupakan bentuk kepedulian pelayanan masyarakat dengan aspek sosial dan ibadah karena nikah merupakan hal yang sakral sehingga harapan kami bisa rutin dilakukan tiap tahun,” ungkapnya.

Pimpinan BRI Cabang Blora, Hidayat Akbar juga mengharapkan acara nikah massal ini menjadi hal yang bermanfaat seumur hidup bagi pasangan pengantin dan dana digalang melalui lembaga sosial baitu maal yang disisihkan setiap bulan dari gaji karyawan untuk kegiatan sosial seperti nikah massal ini secara gratis.

Setelah dilakukan akad nikah oleh petugas KUA, semua pasangan diberikan mauidhoh hasanah oleh H. Minardi tentang upaya mmebina keluarga sakinah, mawaddah warahmah kemudian diarak berkeliling kota Blora menggunakan becak berhias janur kuning dengan rute dari depan masjid Agung Baitunnur-alun alun-Jl. Mr. Iskandar-Jl. Arumdalu-jl. Pemudadan kembali ke masjid.

Kegemberiaan nampak tersirat dari seluruh pasangan pengantin saat prosesi akad nikah apalagi juga mendapatkan bingkisan peralatan solat dan uang saku dari BRI.

“Alhamdulillah kami sangat senang mendapatkan pelayanan nikah dengan nikah massal gratis ini semoga menjadi amal yang berkah bagi kita semua,” tutur Suyat, pengantin asal desa Sawahan Balun, Kecamatan Cepu. (Ima)