Kemenag Jepara Kumpulkan Donasi 66 Juta Rupiah Untuk Palu dan Donggala

Jepara – Kementerian Agama Kabupaten Jepara melalui Penyelengga Syari’ah mengadakan program donasi untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu.

Penyelenggara Syari’ah Kemenag Jepara, Siti Zuliati, dalam apel pagi, Rabu (17/10) menyampaikan bahwa telah terkumpul total Rp.66.717.000, yang diterima dari sumbangan ASN yang ada di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Jepara.

“Lewat program donasi untuk Palu dan Donggala, Kemenag Jepara berhasil mengumpulkan total Rp.66.717.000, yang dikumpulkan dari lintas sektoral. Baik dari MIN, MTsN, MAN, hingga KUA Kecamatan” ujarnya.

Lebih lanjut Siti Zuliati berharap bantuan yang telah terkumpul tersebut bisa segera disalurkan dan segera dirasakan oleh masyarakat yang terdampak gempa dan bisa meringankan beban yang diderita oleh masyarakat disana.

“Doa dan harapan yang terbaik bagi para korban bencana, agar mereka dapat segera pulih dan bangkit kembali, Kami mengajak ASN di Kementerian Agama untuk memberikan kontribusi terbaiknya” ujarnya.

Nantinya uang yang telah terkumpul, akan disalurkan melalui dua lembaga. Yakni sebagian besar ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, dan sebagian lagi ke Pemda Jepara.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Nor Rosyid, usai apel pagi menyatakan turut prihatin dan berbela sungkawa yang sebesar-besarnya kepada korban yang meninggal dunia ataupun luka-luka di Palu dan Donggala.

“Semoga keluarga korban yang ditinggal bisa diberi ketabahan dan kesabaran oleh Allah SWT” ujarnya.

Nor Rosyid juga tak lupa menyatakan rasa terima kasihnya kepada semua ASN yang telah bersedia menyisihkan sedikit penghasilannya untuk mau mengulurkan tangannya secara tidak langsung untuk membantu saudara-saudara kita di Palu dan Donggala.

“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada semua ASN yang telah tergerak hatinya untuk membantu saudara-saudara kita di Palu dan Donggala. Semoga amal jariyahnya bisa bermanfaat bagi sesame disana” tutur Nor Rosyid. (fm/bd)