Kepala Kantor Kemenag Ikuti Rakor Dan Pembinaan Penghulu

Batang – Kantor Kementerian Agama Kab. Batang baru-baru ini mengadakan Rapat Kordinasi Penghulu di rumah makan Aldila Kecamatan Tulis Kabupaten Batang pada Selasa (20/03). Hadir dalam acara itu Kepala Kantor Kemenag Kab. Batang, Kasi Bimas Islam dan para penghulu se kab. Batang .Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Kab. Batang Darwanto dalam pembinaannya menyoroti tentang tugas pokok dan fungsi penghulu di KUA Kecamatan, juga memberi penegasan tentang kinerja penghulu.

"Penghulu adalah soko guru KUA Kecamatan, kususnya berkaitan dengan pencatatan pernikahan, artinya bila penghulunya memiliki kinerja yang baik dan masyarakat terpuaskan, maka wajah KUA itu baik dimata masyarakat, namun sebaliknya bila penghunya memiliki kinerja yang buruk, maka citra KUA akan menjadi buruk juga," katanya.

Penghulu telah diberi penghargaan yang luar biasa oleh pemerintah, gaji, uang makan, tunjangan kinerja, tunjangan profesi serta transportasi, maka semua itu harus dijadikan sebagai pemicu untuk melaksanakan tupoksinya dengan baik dan penuh dedikasi.

Darwanto juga berpesan agar para penghulu dalam melaksanakan tugas-tuganya untuk dapat mengejawantahkan 5 budaya kerja kementerian Agama, juga selalu sabar dan santun dalam melakukan pelayanan pada  masyarakat. Dibidang teknis, Darwanto menyerukan, agar persyaratan-persyaratan nikah harus diteliti sedemikian rupa, jangan sampai pada kekurangan, bila syarat belum lengkap, diupayakan agar dilengkapi sebelum catin diperiksa maupun di nikahkan. dan yang lebih penting lagi, surat nikah diberikan saat itu juga setelah akad nikah selesai, jangan sampai ditunda agar masyarakat merasa dipuaskan.
Kepala Kantor Kemenag Kab.Batang Kudaifah dalam pembinaanya menyatakan bahwa penghulu harus profesional dalam tugasnya, sehingga akan meningkatkan kinerja dalam pelayanan masyarakat.selain itu dia menegaskan agar dalam melaksanakan tupoksinya penghulu selalu mengedapankan akhlakul karimah agar masyarakat merasa senang.

"Dalam melaksanakan tugasnya penghulu harus profesional, selalu berpegang pada regulasi yang ada dan yang terpenting lagi adalah senantiasa mengedepankan akhlakul karimah," ujarnya..

Selain itu, Kudaifah berpesan dengan regulasi yang baru dimana Kepala KUA adalah penghulu yang diberi tugas tambahan, maka penghulu harus lebih mendalami semua tugas, karena kemungkinan ke depan penghulu pasti akan menggantikan menjadi Kepala KUA, untuk itu menuntut ilmu, dari media apapun juga menjadi keniscayaan yang harus disadari oleh semua penghulu. (Zy/rf)