KUA Kecamatan Bulukerto Wisuda 65 Orang Tua yang Lulus Membaca Al Qur’an

Wonogiri – Sebanyak 65 orang yang notabene orang tua mengikuti wisuda Iqro’ ke-3, dan di nyatakan lulus mampu membaca Al Qur’an, Rabu sore (06/03) di Masjid  Baiturrohman Domas, Bulukerto. Hadir dalam acara tersebut, Kepala KUA Bulukerto dan jajaran, Tim Tilawati Wonogiri, Kepala desa Domas dan takmir masjid.

Kepala KUA Kecamatan Bulukerto, Sholihul Hadi, menyampaikan bahwa Wisuda biasa di konotasikan pada usia-usia yang produkti  dan biasa di maknai akhir dari suatu proses perjalanan panjang dan penyelenggaraan pendidikan, baik itu pendidikan formal maupun pendidikan non formal yang mempunyai nilai historis tersendiri bagi para pelakunya, termasuk wisuda kempauan membaca Al Qur’an bagi TPQ.

Namun wisuda kali ini di lakukan kepada para orang tua yang belajar Al Qur’an, mulai dari huruf hijaiyah sampai mampu membaca Al Qur’an, dan di lakukan secara sederhana tanpa toga dan di hadiri forkompinca dan tokoh umat Islam di wilayahnya.

Menurut Sholihul hadi, pelaksanaan wisuda ini bertujuan untuk memberikan penghargaan dan motivasi bagi orang tua yang menjadi santri membaca Al Qur’an, sekaligus sebagai bukti bahwa mereka sudah menuntaskan program buta huruf Al Qur’an. Disamping itu juga kegiatan wisuda merupakan salah satu cara mengevaluasi atas keberhasilan para dewan guru atau ustadz yang menggajar mereka.

Beliau berharap agar ilmu yang diperoleh dari mempelajari membaca Al-Qur’an ini bisa menjadi ilmu yang bermanfaat dan membawa barakah, sehingga benar-benar bisa diamalkan dan manfaat untuk keluarganya di rumah maupun lingkungan sekitarnya.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa membaca Al-Qur’an mendapat pahala, terutama apabila kita membacanya dengan fasih, dan kita juga akan meraih pahala yang besar disisi Allah SWT ketika kita bisa memahami maknanya. Al-Qur’an dapat menjadi pedoman dalam kehidupan kita sehari-hari dalam rangka meraih jalan yang lurus yang diridhoi Allah SWT,” ungkap Sholihul.

“Semoga wisuda yang dilaksanakan hari ini bisa dijadikan motivasi, tidak hanya untuk anak-anak tetapi juga orang tua. Selamat, semoga apa yang sudah kita perbuat menjadi amal dan mendapatkan pahala dari Allah SWT,” pungkasnya.(Mursyid-Heri/Sua)