Semarang (Humas) – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi DKI Jakarta melakukan kunjungan audiensi ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Senin (26/1/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta bertukar inovasi dalam pembinaan qari dan qariah di tingkat nasional. Sekaligus juga melakukan survey lokasi MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Prov. Jateng.
Rombongan LPTQ Provinsi DKI Jakarta dipimpin langsung oleh Ketua Umumnya KH. Muhamad Ali, didampingi Kabid Penais Gara Zawa Kanwil Kemenag DKI Slamet Abadi beserta enam orang tim survey LPTQ.
Diterima oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jateng Saiful Mujab di Ruang Rapat pimpinan, pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kekeluargaan. Mengingat kedua provinsi ini merupakan “raksasa” yang kerap bersaing sehat di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional.
Kakanwil mengucapkan selamat datang di Jawa Tengah dan menjelaskan terkait persiapan MTQ Nasonal yang terus diupayakan.
“Kami merasa bahagia atas kehadiran rekan-rekan dari DKI Jakarta. Pertemuan ini bukan hanya soal siapa yang lebih unggul, tapi bagaimana kita bersama-sama meningkatkan kualitas tata kelola lembaga dan metode pembinaan umat melalui Al-Qur’an,” ujar Kakanwil.

Disampaikannya bahwa Kemenag RI juga sudah beberapa kali melakukan survey di Provinsi Jawa Tengah, mulai dari lokasi pembukaan, pelaksanaaan hingga penutupan.
Sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi menjadi pesan Ditjen Bimas Islam beberapa waktu lalu saat melakukan kunjungan di Jateng. Salah satu venue MTQ Nasional nantinya menggunakan Auditorium Kanwil Jateng.
“Tentunya Kanwil Jateng dengan pak Dirjen sudah melakukan rapat dengan Pemda, dan disampaikannya bahwa ini bukan sekedar kegiatan musabaqoh saja tetapi juga menjadi pendorong kebangkitan ekosistem ekonomi,” tuturnya.
Ketua Umum LPTQ Provinsi DKI Jakarta berharap hubungan ini menjadi berkah, bersaing tetapi lebih dari itu ada yang lebih penting.
“Kalah menang adalah berkah, membumikan Al Quran itu misi utama. Maka kolaborasi antar wilayah jauh lebih penting daripada sekadar kompetisi,” ujarnya.
Muhamad Ali menyatakan bahwa selain sebagai lokasi perhelatan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 nanti, Jawa Tengah juga salah satu provinsi yang konsistensi prestasinya serta manajemen organisasinya yang dinilai sangat solid.
Acara ditutup dengan bertukar pelakat dan foto bersama sebagai simbol sinergi yang kuat antara kedua instansi.(S)







