Lembaga Pemasyarakatan Menjadi Salah Satu Tujuan Penyuluhan

Kota Magelang – Lapas kelas II. A Kota Magelang merupakan salahsatu tempat pembinaan Penyuluh Agama Fungsional Karomah, Bersama tahanan di Lembaga Pemasyarakatan  Kota Magelang  Bimbingan dan Penyuluhan  diselenggarakan setiap hari Senin, Selasa, Rabu dan Kamis. Lapas Kelas IIA Magelang menampung Tahanan dan narapidana hingga Februari ini berjumlah 18 orang.

Kasi Bimkemasy dan Perawatan LP Kelas IIA H. Tri Yoga dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan mental (Bintal) meliputi Bimbingan Tartil Al-Qur’an, Kajian Tafsir Ibnu Katsir dan tausiyah yang telah dilakukan MOU dengan Kantor Kementerian Agama Kota Magelang. Dalam kajian-kajian yang dilaksanakan selalu melibatkan unsur penyuluh agama Islam dan pendamping dari Lembaga Pemasyarakatan sekaligus menjadi peserta kajian.

Suasana terlihat haru bagi para tahanan yang baru masuk di Wisma Anggrek Lapas Kelas IIA Magelang antara takut, malu, berpisah dengan keluarga dan bertemu dengan tahanan yang sudah lama. Dengan materi-materi kajian yang menyentuh,  mereka sering merasakan kesedihan hingga menitikan air mata dan rasa bersalah atas apa yang telah dilakukannya.

Dalam Penyuluhannya, karomah mengatakan “Beruntunglah bagi kita memiliki kesempatan luas dan menghirup udara bebas, Maka gunakan kesempatan semaksimal mungkin untuk senantiasa mengkaji Al-Qur’an dan As Sunnah sehingga hidup kita selamat dunia dan akhirat serta bermanfaat bagi diri kita sendiri, keluarga, masyarakat, nusa dan bangsa”  (Dix’s_2/Af)