Madrasah Antusias Gelar Lomba Peringati Kartini

Rembang – Kartini lahir dari pergerakan Bangsa Indonesia yang memberikan makna dan pelajaran bahwa peran perempuan Indonesia sungguh mengesankan. Perjuangan Kartini telah menginspirasi kaum perempuan, sehingga kini sudah banyak bermunculan perempuan-perempuan yang berhasil di bidangnya masing-masing.

Euforia Peringatan Hari Kartini yang begitu semarak di seluruh pelosok Indonesia, membuktikan adanya perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor kehidupan. Peringatan Hari Kartini juga membawa pengaruh positif bagi perempuan dan masyarakat yang terdorong untuk selalu menghargai hak-haknya sebagai perempuan. Hal ini membuktikan bahwa perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan, maka akan mampu meningkatkan kualitas hidupnya secara mandiri.

Oleh karena itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Atho’illah memberikan apresiasi yang tinggi kepada segenap madrasah yang hari ini menggelar berbagai lomba untuk menyemangati siswa meneruskan perjuangan Kartini.

MTsN Sale misalnya, segenap siswa-siswi tampak antusias mengikuti berbagai lomba. Antara lain fashion show dan lomba memasak. Kepala MTsN Sale, Masrum mengatakan, MTsN Sale komitmen untuk meningkatkan kualitas siswa, tanpa membedakan laki-laki dan perempuan. Semuanya memiliki hak yang sama, termasuk dalam akses pendidikan dan lapangan kerja.

“Jika dahulu wanita hanya dianggap konco wingking, maka kini tidak ada stigma itu sama sekali. Perempuan sudah mulai menyadari bahwa mereka harus bisa berdiri bersama-sama dengan pria, untuk memperjuangkan hidup,” tandas Masrum.

Tak kalah lagi MAN Lasem. Madrsah yang mempunyai ribuan siswa ini secara semarak menggelar banyak lomba, yaitu Mas dan Mbak MAN Lasem, membuat tumpeng, nampen beras, dan paduan suara.

Sebelum lomba, diadakan upacara dengan pembina Ibu Meylina. Dalam pembinaannya, Meylina menandaskan kepada siswi-siswi untuk meneruskan perjuangan Kartini. “Sekarang ini sudah mulai muncul pemimpin-pemimpin wanita. Harus kita contoh dan kita teladani, agar bisa mengangkat harkat dan martabat Bangsa Indonesia,” ujar Meylina.

Demikian pula di MIN Sale, meskipun masih tergolong usia sangat muda, siswa-siswi tingkat dasar ini juga sudah harus ditanamkan nilai-nilai perjuangan Kartini. Kepala MIN Sedan, Badruddin mengatakan, penanaman kepahlawanan Kartini sangat penting bagi siswa-siswi SD.

“Dengan menguraikan sejarah singkat Kartini, siswa-siswi diharapkan mampu memahami, mengerti, dan muncul keinginan untuk meneruskan perjuangan Kartini. Salah satunya dengan belajar sungguh-sungguh dan bercita-cita setinggi mungkin,” kata Badruddin. Tak kalah dengan tingkat MTs dan MA, MIN Sedan juga menggelar lomba antara lain fashion show, mmebaca puisi Kartini, kreasi jilbab, dan membawakan lagu RA Kartini. (Shofatus Shodiqoh/gt)