081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Merajut Kebhinekaan, Kokohkan Peran PKUB Kecamatan se-Kabupaten Banjarnegara

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Banjarnegara (Humas) – Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Banjarnegara gelar Dialog bersama Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kecamatan yang telah dibentuk satu tahun yang lalu, mengusung tema “Merajut Kebhinekaan, Kokohkan Semangat Kebangsaan” pada Senin (13/10/2025).

Ketua FKUB Kabupaten Banjarnegara Musobihin menyampaikan bahwa PKUB memiliki peran yang sangat strategis sebagai jembatan komunikasi antarumat beragama di tingkat kecamatan. “PKUB bukan hanya menjadi penggerak kerukunan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam mendeteksi potensi konflik, menyerap aspirasi masyarakat, dan menjembatani dialog lintas iman agar tercipta kehidupan yang damai dan harmonis di Banjarnegara,”

Kegiatan dialog ini juga dihadiri secara langsung oleh Bupati Banjarnegara, dr. Amelia Desiana sekakigus secara resmi membuka kegiatan. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa FKUB dan PKUB bukan hanya wadah pembahasan isu keagamaan, melainkan juga ruang dialog sosial dan budaya yang berperan penting dalam memperkuat persaudaraan serta memperkokoh kehidupan bermasyarakat.
“FKUB dan PKUB adalah tempat berdiskusi, bertukar gagasan, dan mencari solusi bersama untuk mewujudkan Banjarnegara yang rukun, toleran, dan lebih baik lagi,” tuturnya.

Dialog kebangsaan yang digelar FKUB Banjarnegara ini juga mengahadirkan Kakanwil Kemenag Jateng, yang diwakili Ketua Tim Kerja Kerukunan Umat Beragama Zaimatul Chasanah, dalam pemaparannya Zaima menekankan pentingnya peran PKUB Kecamatan dalam menjaga kerukunan dapat menjangkau masyarakat lebih dekat, dimana Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Tk. Kecamatan ini lahir didasari amanat Pergub 37 Tahun 2022 tentang Sinergitas Penguatan Kerukunan Umat Beragama mengamanatkan sinergitas salah satunya dengan perluasan struktur FKUB sampai di level desa dan RT/RW.

Sementara itu, perwakilan FKUB Provinsi Jawa Tengah juga memberikan penguatan tentang pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana strategis dalam membangun dan menyebarkan pesan-pesan kerukunan. Menurutnya, di era digital, media sosial menjadi ruang publik yang sangat berpengaruh dalam membentuk opini dan perilaku masyarakat, sehingga perlu dikelola secara bijak untuk memperluas jangkauan pesan toleransi dan kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para penggerak kerukunan di tingkat kecamatan semakin bersemangat dalam mengimplementasikan nilai-nilai kebhinekaan, memperkuat jejaring lintas agama, serta menjadi teladan dalam menjaga kedamaian dan harmoni sosial di Kabupaten Banjarnegara. (Nuha/Hilman)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print