PAIF Pejawaran Bersinergi dengan Bidan Desa Berikan Penyuluhan Remaja

Banjarnegara – Tugas dan fungsi Penyuluh Agama adalah memberikan bimbingan dan penyuluhan agama dan pembangunan kepada masyarakat. Untuk kesusksesan pelaksanaan tugas dan fungsi tersebut, acap kali harus bersinergi produktif lintas sektoral, salah satunya dengan tenaga kesehatan. Bidan Desa merupakan tenaga kesehatan di tingkat desa yang menjadi salah satu mitra Penyuluh Agama dalam melaksanakan tugas-tugas kepenyuluhannya.

Selasa (8/6/2021), bertempat di Rumah Kadus Simpar, Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) Pejawaran, Agus Salam A.Z, menghadiri acara Posyandu Remaja Dusun Simpar, Pegundungan, Pejawaran. Acara rutin bulanan yang dilaksanakan oleh Bidan Desa Pegundungan, Desi Tri Astuti dihadiri 25 peserta remaja pra nikah dilaksanakan dengan protokol kesehatan.

“Untuk posyandu remaja tidak hanya sekedar penyuluhan dan cek kesehatan, tetapi juga ada penyuluhan dari PAIF KUA Pejawaran. Kalian bisa menambah wawasan dan bertanya seputar ilmu agama,” terang Desi membuka acara.

Selanjutnya, PAIF Pejawaran menyampaikan materi seputar remaja. Agus berpesan kepada peserta untuk menjadi remaja yang sholih, sehat, dan produktif. “Masa remaja atau akil baligh adalah masa dimana manusia sudah mulai terkena obyek hukum. Maka jadilah remaja yang sholih, lakukanlah hal-hal yang produktif dan bermanfaat karena waktu tidak bisa diputar ulang. Remaja haruslah sehat dan kuat, karena Allah tidak menyukai generasi yang lemah,” terangnya.

Setelah penyuluhan dari PAIF, diadakan penyuluhan kesehatan dari Bidan Desa, cek kesehatan dan timbang badan. Posyandu remaja merupakan acara rutin yang diadakan tiap bulan. “Di Desa Pegundungan ada tiga dusun dengan tiga kelompok posyandu remaja yang rutin diadakan tiap bulan. Sesekali kami menggandeng KUA dalam hal ini adalah Penyuluh Agama. Selain posyandu remaja, Penyuluh Agama juga sering kami ajak mengisi penyuluhan pada posyandu lansia,” ujar Desi.

Agus, selaku Penyuluh Agama merasa sangat terbantu dengan adanya kerja sama dengan Bidan Desa dalam menyampaikan pesan-pesan agama maupun pembangunan kepada para remaja. “Sinergitas dengan Bidan Desa pada posyandu remaja ini sangat membantu kami untuk menyampaikan misi keagamaan dan pembangunan terhadap audien remaja. Dengan audien remaja usia pra nikah, diharapkan juga bisa menekan angka pernikahan di bawah umur khususnya di wilayah Kecamatan Pejawaran,” pungkasnya. (Agus/ak/rf)