Semarang (Humas) — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Tengah terus mematangkan persiapan menjelang gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.
Sebagai bentuk kesiapan, Panitia Bidang XI yang membidangi Penyiapan Undangan dan Penerima Tamu menggelar Rapat Koordinasi di Ruang Rapat II Biro Administrasi Pembangunan Daerah Setda Prov. Jateng, Selasa (14/7/2026).
Kepala Biro Administrasi Pembangunan Daerah Setda Prov. Jateng, Eni Lestari, menyampaikan bahwa berdasarkan pemetaan awal, tercatat sebanyak 946 daftar undangan yang perlu diselaraskan kembali secara detail.
“Data awal ada 946 undangan. Mari kita selaraskan kembali peruntukannya, baik untuk kementerian/lembaga pusat, para menteri, duta besar, Forkopimda, organisasi keagamaan, dewan hakim, hingga panitia pusat,” ujar Eni saat memimpin rapat.
Koordinator Layanan Dasar Biro Kesra Setda Prov. Jateng, Gunawan Sudharsono, menekankan pentingnya identifikasi dan pemetaan tamu undangan berdasarkan tiap agenda kegiatan. Hal ini mencakup seluruh rangkaian acara, mulai dari Malam Ta’aruf, Pawai Ta’aruf, pameran, hingga Pembukaan dan Penutupan.

Tidak hanya fokus pada acara inti di tingkat provinsi, Gunawan juga mendorong agar momentum MTQ Nasional ini dapat menggerakkan potensi di seluruh kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
“Harapannya, Jawa Tengah benar-benar bergerak bersama sehingga perhelatan MTQ Nasional ini membawa multiplier effect yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Hubungan Masyarakat dan Protokol Kanwil Kemenag Jateng, Sarip Sahrul Samsudin menjelaskan bahwa penetapan data undangan untuk Dewan Hakim dan panitia pusat masih menunggu selesainya proses koordinasi dan konsolidasi yang tengah berjalan di tingkat pusat.
Guna menjaga efisiensi teknis penyampaian, Sarip mengusulkan agar berkas undangan untuk rangkaian acara seperti Malam Ta’aruf, Pawai Ta’aruf, hingga acara pembukaan dan penutupan dibuat dalam satu paket (one set).
“Penyampaiannya dapat diawali dengan pengiriman soft file terlebih dahulu. Setelah itu, fisik undangan disusulkan dan didistribusikan secara langsung melalui Liaison Officer (LO),” jelas Sarip.

Rapat koordinasi Bidang XI ini membahas secara menyeluruh skema teknis, mulai dari desain fisik dan digital, tata cara distribusi, hingga mekanisme penyambutan pejabat pusat dan daerah yang dijadwalkan hadir memeriahkan MTQ Nasional XXXI di Bumi Jawa Tengah.
Turut hadir dalam rakor tersebut Kabid Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Jateng Fathkuronji, jajaran Ketua Tim Kanwil Kemenag Jateng, serta perwakilan dari LPTQ Jawa Tengah, Diskominfo Jateng, Biro Umum Setda Jateng, dan Biro Kesra & Pengentasan Kemiskinan Setda Prov. Jateng.(s)









