Penyuluh Agama Islam Bersinergi Dengan Tokoh Agama Dan Pemerintah Sukseskan Syiar Ramadan

Wonogiri _ Momentum bulan suci ramadan sebagai bulan untuk meningkatkan iman dan taqwa dan  sangat strategis untuk menyampaikan pesan keagamaan serta menjalin silahturahmi antar umat muslim baik di masjid maupun musholla.

Hal ini di lakukan penyuluh Agama Islam Fungsional maupun penyuluh Non PNS KUA kecamatan Sidoharjo Kabupaten Wonogiri, bersama dengan pemerintah kecamatan dan  tokoh agama melakukan kegiatan syi’ar ramadan yaitu mengikuti safari tarling ramadan ke desa dan kelurahan.

Menurut Kepala KUA Kecamatan Sidoharjo, H. Tojib Nurrohman untuk putaran pertama di lakukan Tim tarling Kecamatan di Masjid Al Amiin, Banjaran Tempursari, Selasa (22/05) yang di ikuti umat Islam setempat, yang di isi dengan pemberian bantuan mushaf Al Qur’an dari KUA, pemberian santunan dan di tutup dengan tausiah dan doa.

Tim Tarling terdiri Forkompinca, TNI, Polri, Pengurus Ormas Keagamaan Islam dan Tokoh agama dan masyarakat, tidak ketinggalan dari KUA mulai dari Kepala KUA, Penghulu, PAIF beserta penyuluh non PNS.

Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, Hidayat Masykur mengatakan bahwa kegiatan tarling merupakan kegiatan yang dilakukan setiap bulan Ramadan dan merupakan salah satu ajang untuk bersilaturahim dengan umat islam di bulan Ramadhan.

Untuk itu beliau mendorong seluru KUA beserta jajarannya termasuk Penyuluh Agama Islam Non PNS diminta kerjasamanya untuk lebih bersinergi dengan pemerintah dan tokoh agama untuk melakukan tarling bersama dan berperan aktif dalam rangka memakmurkan masjid dan mencetak masyarakat yang agamais.

“Penyuluh agama Islam mempunyai fungsi dalam melaksanakan kegiatannya sebagai fungsi informatif dan edukatif yaitu memposisikan sebagai da’i yang berkewajiban mendakwahkan Islam, menyampaikan penerangan agama dan mendidik masyarakat dengan sebaik-baiknya sesuai ajaran agama”. Harap Hidayat

Untuk itu penyuluh agama Islam juga merupakan sebagai pemandu umat yang harus dapat menumbuhkan motivasi, harapan dan optimisme, bukan pembimbing yang menakut-nakuti dan menumbuhkan pesimisme lewat ajang safari tarling ramadan. (mursyid_heri)