PPDB Jadikan Satker Negeri Sebagai Pioner

Banjarnegara – Jumat pagi, (29/06) di Aula kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara dilaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/ Janji Kepala MIN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Banjarnegara. “Kepada 4 Kepala MIN, pelantikan ini termasuk momen yang tepat karena memasuki tahun pelajaran baru tahun 2018/2019,” demikian di sampaikan H. Masdiro saat memberikan sambutan tunggal.

Pengukuhan sudah memenuhi nomenklatur MIN yang baru di Banjarnegara, disamping itu dikarenakan masing-masing kepala sudah lama menduduki jabatan di madrasah tersebut.  Kepala MIN yang di lantik adalah Rasno,S.Ag ( MIN 1 Banjarnegara), Ali Imron, S.Ag (MIN 2 Banjarnegara), Tofik Turcochim, S.Pd.I (MIN 3 Banjarnegara) dan Musrin, S. Pd (MIN 4 Banjarnegara).

H. Masdiro berharap Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2018/2019 satker MIN bisa menjadi pioner madrasah swasta.

“Diharapkan dengan mutasi dan rotasi bisa meningkatkan kinerja dan inovasinya di tempat yang baru”, ucap Masdiro.

Melalui rotasi dan mutasi, kepala MIN diharapkan untuk tetap menjaga komitmen, sifat amanah dalam menjalankan tugas,  jujur,  keteladan sesuai dengan 5 budaya kerja Kementerian Agama. Adaptasi tempat tugas baru segera, guna memasuki tahapan baru yang terukur dan terencana agar mengalami kemajuan seperti yang diharapkan.

PPDB 2018/2019 perlu strategi dan berinovasi.  Beberapa  strategi diantaranya melalui promosi keunggulan dan ketangguhan madrasah kepada masyarakat baik secara langsung, media cetak dan saran promosi lain yang representatif.

“Dengan kurikulum dan mata pelajaran sama dengan sekolah, kualitas madrasah sekarang sudah setara. Bahkan memiliki keunggulan di bidang keagamaan dan karakter keagaman, itu yang perlu disampaikan kepala madrasah,” kata Masdiro.

Menyampaikan karakteristik progresif,  berkembang sesuai dinamika,  inovatif, demokratis dan tranparan merupakan poin utama yang disampaikan kepada masyarakat juga. Tidak ketinggalan melibatatkan semua stakeholder,  komite,  guru, Waka, wali siswa,  tokoh masy,  tokoh agama,  pengusaha di sekitar madrasah dilibatkan.

Masyarakat juga akan melihat performance madrasah seperti kebersihan,  keindahan,  kenyamanan dan keamanan dalam belajar.

“Dengan kondisi tersebut dipastikan Madrasah bisa menjadi pilihan pertama bukan kedua bagi putra-putrinya untuk belajar di madrasah,” ungkapnya.

Terakhir Kakankemenag menyampaikan selamat dan semoga dengan suasana baru, semangat dan kinerja menjadi meningkat. “Tugas Kepala Madrasah yang berfungsi sebagai manajerial, pengembangan kewirausahaan dan supervisi yang bagus akan membawa madrasah maju dan berkembang,” pungkasnya. (Nangim/sua)