Purwadi : Baru Kali Ini Sekali Ukur Langsung Tepat

Purbalingga – Ibarat pepatah, malu bertanya sesat di jalan. Begitupun keresahan dan keraguan yang mengendap dalam hati sebaiknya dikomunikasikan agar solusi pun ditemukan. Begitulah ungkapan Riyatno, Ketua RT 02/RW 13 Desa Bobotsari – Purbalingga memahami keresahan  jemaah Mushola Nur Qolbiyah, sebuah musholla mungil di ujung dukuh Karangsari. Riyatno mengungkapkan keresahan hati warganya berkaitan dengan keraguan sudah betulkah arah kiblat musholla Nur Qolbiyah selama ini.

Kepada Humas yang datang bersama Tim Gara Syariah, Kamis (04/10), Riyatno menuturkan upaya yang dilakukannya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Saya berkomunikasi dengan Nurtofik, staf Penyelenggara Syariah Kantor Kemenag Purbalingga, minta tolong diukurkan arah kiblat yang akurat,” tutur Riyatno  

Ditambahkannya, mushollaNur Qolbiyah yang dibangun tahun 1982 tersebut belum pernah diukur arah kiblatnya. Padahal sudah direnovasi berulang kali. Terakhir renovasi dilakukan pada tahun 2017. Selama ini sholat berjamaah dilakukan  menghadap arah kiblat dengan perkiraan saja.

Imam Mushola Nur Qolbiyah, Agus Rusli menjelaskan usulan pengukuran kembali arah kiblat mushola mendapatkan sambutan yang menggembirakan.

“Musholla ini berukuran 6 x 9 meter dan menampung sekitar 50 jemaah. Kami  bermusyawarah dengan warga, salah satunya Pak RT. Alhamdulillah disambut dengan gembira jika akan ditetapkan kembali arah kiblatnya agar ibadah sholat kami menjadi sah dan terasa mantap,” tukas Agus.

Ketua Tim Gara Syariah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Purwadi menjelaskan, setelah dilakukan pengukuran pada pukul 10.45, dengan arah kiblat 294,49 derajat, Simtu 76,4 derajat, ditemukan hasil sudut penunjuk kiblat 247,33 derajat.

“Baru kali ini kami mengukur arah kiblat langsung pas dan tepat. Tidak ada perubahan atau selisih sedikitpun dengan arah kiblat yang selama ini diperkirakan dan sudah digunakan oleh jemaah,” jelas Purwadi.

“Silakan disosialisasikan hasil penetapan arah kiblat ini dan para jemaah tidak perlu ragu lagi, arah kiblat sudah betul, karena posisi musholla sudah menghadap kiblat. Jadi posisi sajadahnya lurus, tidak menyerong,” tegasnya. (sar/gt)