Rapat Koordinasi dengan Suasana Outbond dapat Menumbuhkan Kerjasama dan Kebersamaan Antar ASN

Mungkid – Rapat Koordinasi sie PHU Kemenag Kab. Magelang di Balkondes Ngargogondo, Kec. Borobudur dikemas dengan suasana berbeda, hal ini bertujuan agar setiap ASN dan juga stakeholder khususnya yang berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah dapat bekerja sama dengan baik dan membangun kebersamaan, Rabu, (10/11/2021).

Suasanan yang berbeda tersebut adalah dengan konsep rapat disamping memilih tempat luas dan alam terbuka juga dengan konsep outbond yaitu dengan suasana santai dan menggunakan permanainan sehingga sekat-sekat antar ASN dan para peserta rapat lainnya hilang, adannya hanyalah suasanan riang dan gembira tanpa menghilangkan esensi dan tujuan rapat koordinasi.

Setiap ASN tidak hanya fokus pada tema rapat namun juga dapat menikamati pemandangan alam sekitar tempat rapat, namun juga dapat menikmati hiburan permainan yang dilakukan bersama sehingga dapat menciptakan keakraban yang lebih dan kerjasama yang kompak.

Dalam acara tersebut, Kasie PHU Kankemenag Kab. Magelang, Khamim Setiawan menjelaskan adanya perubahan-perubahan dalam hal keberangkatan haji yang sampai pada saat ini masih belum dapat dilaksanakan dan belum dapat dipastikan jadwal pemberangkatannya terkait pandemi covid-19. Namun demikian melihat kondisi dan situasi negeri yang semakin membaik, pendaftaran ibadah haji masih akan terus dibuka.

Selain itu Kasi PHU juga menjelaskan adanya rencana pembangunan Kantor Kemenag Kab. Magelang menjadi PLHUT (Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu) yang akan diadakan tahun 2022. Diharapkan gedung PLHUT Kemenag Kab. Magelang nantinya dapat memberikan pelayanan kepada calon jemaah haji dengan lebih baik, lebih cepat dan lebih praktis.

Sementara itu Kasubag TU, Khoironi Hadi yang mewakili Kepala Kantor Kemenag Kab. Magelang meminta kepada para kepala KUA di setiap kecamatan di Kab. Magelang untuk dapat memberikan pengarahan yang jelas kepada masyarakat terkait penyelenggaran ibadah haji dan Umrah.

“Bapak-bapak menjelaskan kepada masyarakat di wilayah jenengan terkait penundaan berangkatan haji kenapa bagaimana dan lain sebagainya sehingga masyarakat dapat paham dan mengerti bahwa kebijakan yang diambil pemerintah adalah untuk kepentingan masyarakat itu sendiri,” jelas Khoironi Hadi.

Selain itu Khoironi Hadi juga menjelaskan agar seluruh ASN di kankemenag Kab. Magelang tak terkecuali juga dapat memberikan informasi yang benar kepada masyarakat yang memerlukan pelayanan ibdah haji dan umrah.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Kasubag TU, Kasie PHU, Staff ASN pada sie PHU, ASN dan pramubakti pada sekjen kankemenag Kab. Magelang, beberapa kepala KUA, dan juga perwakilan KBIH-KBIH yang berada di Magelang.(gus/Sua).