Sebanyak 614 Guru RA/ BA Ikuti Workshop Kurikulum

Temanggung – Untuk meningkatkan kualitas wawasan guru Raudhatu Athfal (RA) / Bustanul Atfal (BA) se-Kabupaten Temanggung, Ikatan Guru RA (IGRA) menyelengarakan workhsop kurikulum 2013 bagi Guru RA / BA se-Kabupaten Temanggung dengan Narasumber Kasi Kurikulum pada Kanwil Kemenag Prov. Jateng. Dr.H. Nur Abadi. Workshop kurikulum 2013 bagi guru RA/ BA digelar pada hari Selasa, (25/4) di Graha Bhumi Phala Temanggung diikuti  oleh sekita 614 guru RA/BA se Kabupaten Temanggung.

Workshop Kurikulum Guru RA/BA dibuka oleh Wakil Bupati Temanggung,  Irawan Prasetyadi. Dalam sambutannya Irawan Prasetyadi menyampaikan terima kasih kepada semua guru RA/BA atas kerjasama juga kerka kerasnya telah mendidik anak-anak yang cerdas. Untuk meningkatkan kualitas dan kesamaan standar guru membutuhkan kesejahteraan, untuk itu rencana pemerintah Daerah mensejahterakan semua guru RA/BA, TPA,TPQ dan Takmir Masjid, tuturnya.

Narasumber dari Kanwil Kemenag Prov. Jateng, H. Nur Abadi menyampaikan bahwa kurikulum di tingkat RA/BA dapat diperkaya dengan keunggulan lokal atau kekhasan lembaga atau dengan mengadopsi kurikulum negara lain sehingga memungkinkan adanya kergaman dalam kurikulum operasional yang dikembangkan oleh masing masing satuan pendidikan sehingga tercipta kurikulum yang lebih kreatif, inovatif dan komprehensif. Untuk itu, guru RA/BA diharapkan terus mengupdate ilmu dan metode pembelajaran sehingga siswa akan lebih mudah dalam menyerap ilmu dan memiliki antsias belajar yang tinggi.

Lebih lanjut dikatakan bahwa “ Visi Bidang Pendidikan Madrasah adalah terwujudnya penyelenggaraan Madrasah dan RRA/BA yang menghaslkan peserta didik berakhaqul karimah, berkarakter, cerdas, rukun, kompetitif dan mandiri,” tegasnya.

 Hal senada diungkapkan Kepala Kankemenag Temanggung yang diwakili oleh Kepala Subbag Tu, Ahmad Sugijarto yang menyampaikan bahwa melalui workshop Kurikulum tersebut diharapkan guru RA/BA akan lebih meningkat pengetahuannya sehingga bisa mengimplementasikan kurikulum sesuai karakteristik siswanya.  “Melalui penerapan kurikulum  yang tepat maka akan menciptakan generasi penerus yang mampu bersaing di tingkat global dan melahirkan bibit intelektual yang bermoral Islami,” tandasnya serius.

Selain itu juga dijelaskan bahwa di dalam Keputusan Dirjen Pendis 3489 tahun 2016 tentang Kurikulum RA / BA disebutkan bahwa semua lembaga Pendididikan di RA/ BA di bawah Kemenag mempunyai pedoman kurikulum yang wajib diterapkan oleh semua RA/ BA yang ada di Kabupaten Temanggung.

Diakhir sambutannya Sugijarto, menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan workshop adalah untuk pengetahuan, ketrampilan, dan sikap pendidik di lapangan dalam menyelenggarakan pendidikan di RA/BA, memberikan wawasan lebih mendalam tentang kecerdasan anak yang perlu dikembangkan, serta meningkatkan kualitas dalam penyelenggaraan proses pembelajaran kepada pendidik  dan sebagai sasaran program pendidikan atau pelatihan.  “Kami ingin meningkatkan kualitas pengetahuan guru RA/BA Temanggung tentang kurikulum 2013 untuk itu kami menyelenggarakan workshop ini,” tutupnya.(sr)