Semangat Gotong Royong Hilangkan Krisis Indentitas

Kota Tegal – Dalam rangka menghilangkan krisis identitas yang terjadi di negara kita serta mampu  membangun kembali etos kerja dan nilai-nilai integritas bangsa, maka semangat gotong royong dan saling bekerjasama harus segera dilakukan untuk mengembalikan karakter/watak bangsa, seperti yang dipaparkan oleh salah satu widyaiswara, Yeri Adriyanto dalam acara Diklat Revolusi Mental Di Tempat Kerja, Selasa ( 12/09 ) di MAN Kota Tegal dan diikuti 35 peserta.

Kita sudah terlalu lama membiarkan praktik-praktik dalam berbangsa dan bernegara dilakukan dengan cara-cara tidak jujur, tidak memegang etika dan moral, tidak bertanggung-jawab dan tidak bisa dipercaya. Dengan kata lain sebagai bangsa kita kehilangan nilai-nilai Integritas, “ungkap Yeri dihadapan para peserta diklat.

Disamping itu, ia juga mengatakan terdapat berbagai isu strategi bangsa saat ini,  setidaknya ada tiga isu yang perlu diantisipasi, yang pertama krisis integritas dan pandemik korupsi, yang mengakibatkan kejujuran dan integritas menjadi barang mahal dalam kehidupan para penyelenggara negara dan masyarakat.

Yang kedua lemahnya etos kerja, daya saing dan kreativitas, yang berakibat Indonesia makin tertinggal dari negeri lain, hal ini disebabkan karena kita selalu berorientasi pada materialisme namun berbudaya instan untuk meraih tujuan-tujuan hidup. Ketergantungan atas impor makin tinggi pada berbagai produk barang dan jasa, padahal sumberdaya alam dan manusia melimpah, inilah penyebab utama terhadap etos kerja, produktivitas, kreativitas dan daya saing relatif rendah, “papar Yeri

Sementara yang ketiga adalah krisis identitas yang melunturkan kepribadian gotongroyong, padahal, Republik didirikan dengan semangat kegotong-royongan, sementara kewargaan hanya sebagai modal sosial berbangsa saja, “pungkas Yeri. (IM/rf)