Susah Jaringan, Kendala Di Alami Siswa MTs C Badamita Hadapi PAT On Line

Banjarnegara – Guru MTs Cokroaminoto Badamita melakukan monitoring terhadap peserta ujian Penilaian Akhir Tahun (PAT). Ujian PAT diikuti oleh siswa kelas VII dan VIII di rumah masing-masing, Senin, (7/6). Monitoring terhadap siswa dilakukan dengan tujuan mengecek kendala yang dihadapi oleh siswa terutama siswa yang berada di asrama pondok.

Dimasa pandemi saat ini PAT secara langsung tidak memungkinkan untuk dilaksanakan secara langsung ini dikarenakan terdapat peraturan dan protokol keamanan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah pada saat ini. Meskipun demikian PAT harus tetap dijalankan sebagai salah satu pertimbangan kenaikan kelas.

Mukhlisin sebagai Waka Kurikulum memberikan penekanan terhadap guru agar melakukan monitoring terhadap siswa.

“Karena system PAT kali ini berbeda dengan system PAT tahun lalu dimana siswa harus log in menggunakan kode peserta yang ada di kartu , jika memasukkan kode peserta tidak sesuai, maka siswa tidak bisa mengakses soal.  Hal ini dimungkinkan terjadi kendala dilapangan. Oleh karena itu, monitoring pelaksanaan PAT khususnya bagi siswa yang tinggal di Pesantren Tahfidzul Qur’an wajib dilakukan,” terangnya.

“Setelah dilakukan monitoring terhadap siswa ternyata, memang benar kendala yang dialami siswa banyak sekali, terutama masalah jaringan internet sehingga mereka mengerjakan soal PAT dilakukan di luar ruangan dan kesulitan log in karena lupa memasukkan pasword. Tindak lanjut dari temuan tersebut, guru melakukan pendampingan terhadap siswa, “ tegasnya.

Kendati demikian, Mukhlisin menyampaikan, hal itu bisa teratasi, mengingat siswa hanya perlu beradaptasi. Selain itu jikapun siswa memang kesulitan mendapat akses internet, pihak madrasah menyiapkan fasilitas dari sekolah tetapi dengan catatan siswa memang benar-benar kesulitan menjangkau akses internet. (Mei/mnh/rf)