Mempererat Silaturrahmi DWP Kantor Kemenag Kabupaten Grobogan Ikuti Halal Bi Halal Nasional

Grobogan – Senin, (07/06/2021) di Aula Kemenag Grobogan Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kabupaten Grobogan bersama jajaran pengurus dan anggota mengikuti acara Halal Bihalal virtual yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama (Kemenag) RI secara virtual via aplikasi online zoom meeting dengan mengangkat tema “Mempererat Silaturahim dalam kebersamaan dan keberagaman” sekaligus Halal Bi Halal juga diisi ceramah agama bertopik “Memperkokoh Silaturahim dalam Kebersamaan dan Keberagaman, oleh K.H. Bahauddin Nursalim.

Penasehat Umum, Ny. Eny Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan, salah satu kebijakan dan program unggulan Kementerian Agama adalah moderasi beragama. Argumen paling krusial hadirnya kebijakan moderasi beragama ini bersumber pada fakta bahwa masyarakat Indonesia sangat plural-multikultural, baik suku, etnis, agama, bahasa, budaya, dan secara geografis adalah negara kepulauan terbesar, sehingga secara sosio-politik Indonesia memiliki landasan yang kuat dalam mengembangkan program-program strategis moderasi beragama dan kerukunan umat beragama dalam konteks ke Indonesiaan.

“Tak dapat dipungkiri bahwa akhir-akhir ini semakin marak tindakan-tindakan dan kekerasan yang mengatasnamakan agama atau perintah agama. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di banyak negara-negara di dunia. Fakta empiris menunjukkan bahwa provokasi-provokasi, ujaran kebencian, serta hasutan untuk melakukan kekerasan yang terjadi baik di sosial media dan hubungan kemasyarakatan secara real yang dibungkus dengan berbagai hegemoni dan identitas; baik itu identitas agama, budaya, kelompok, suku/ras/bangsa telah mengikis dan mengaburkan rasa saling menghormati, toleransi, kasih sayang, perdamaian, dan persatuan,” jelas Eny Yaqut.

Eny Retno Yaqut manambahkan, bahwa sebagai anggota Dharma Wanita harus mendukung program unggulan Kementerian Agama dalam hal moderasi beragama, karena kita bangsa yang bermajemuk harus menghargai semua perbedaan dalam bingkai kemajuan bangsa dan negara.

“Dengan demikian, tidak hanya menjadi tugas pemerintah atau Kementerian Agama saja, melainkan tugas kita semua tanpa terkecuali untuk mensyukuri dan menghargai keberagaman tersebut serta harus mampu mengelola perbedaan-perbedaan dengan baik dan bijaksana demi persatuan nasional dan kemajuan bangsa Negara Indonesia,” imbuhnya.

Sementara Ketua DWP Kantor Kemenag Grobogan, Siti Solekhah Imron mengapresiasi setinggi-tingginya dan menyambut baik adanya kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi diantara sesama keluarga besar Kementerian Agama Republik Indonesia dan juga merupakan sebagai wahana menambah ilmu pengetahuan dan pencerahan dalam bidang ilmu agama bagi seluruh Pengurus dan anggota DWP.

“Semoga silaturrahmi ini terus berkesinambungan, dapat berjalan dengan baik dan kontruktif sehingga memberikan manfaat kepada kita semua,” kata Siti Solekhah.

Diakhir perbincangannya, Ketua DWP Kantor Kemenag Grobogan berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dari waktu ke waktu dan ilmu yang diperoleh dapat dilaksanakan di dalam kehidupan sehari-hari. Silaturrahmi tersebut diakhiri dengan ceramah dan doa yang dipimpin oleh K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim atau lebih dikenal dengan Gus Baha.(bd/Sua)