Tim Literasi PAIS Kemenag Wonosobo Siapkan Model Pembelajaran Moderasi Beragama Di Sekolah

Wonosobo – Pembelajaran PAI merupakan kegiatan terencana untuk mengkondisikan peserta didik agar belajar dengan baik sesuai tujuan pembelajaran. Pada proses pembelajaran, “guru PAI harus menggunakan model pembelajaran yang tepat agar dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh siswa peserta didik sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik,” demikian disampaikan Kasi PAIS, Fakih Khusni, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dengan pengawas PAI di ruang rapat Kankemenag Kab. Wonosobo, Rabu (15/09).

Rakor tersebut membahas terkait urgensi peran guru dalam menyampaikan moderasi beragama melalui pembelajaran PAI dan menyamakan langkah untuk implementasikan model pembelajaran moderasi beragama,

“melalui model pembelajaran tujuan pembelajaran PAI untuk menginternalisasi nilai nilai moderasi beragama kepada peserta didik dapat tercapai sesuai harapan,” jelas Fakih.

Fakih menambahkan, pihaknya dan tim literasi akan berihtiar menyusun model pembelajaran melalui karya tulis para guru yang menggambarkan real penyampaian materi pembelajaran terhadap aktualisasi nilai-nilai mulia agama kepada para siswa, “deskripsi  inilah yang akan menginspirasi kita semua untuk ihtiar mendidik siswa memiliki sikap toleransi dan menghargai adanya perbedaan secara baik,” tandas Fakih.

Sementara itu Kakankemenag Kab. Wonosobo, Ahmad Farid, menyambut baik adanya tim literasi moderasi beragama yang diinisiasi Seksi PAIS. Farid, berharap tim literasi siap untuk ekspose model pola pembelajaran yang efektif melalui karya para guru yang handal dalam berbagi wawasan dan pengalaman, dalam menyampaikan pembelajaran berbasis moderasi beragama,

“Insya Allah ihtiar kita bermanfaat untuk para guru sebagai pejuang garda depan untuk mencerdaskan generasi anak bangsa pada masa yang akan datang, serta membentuk generasi bangsa sejak dini yang sadar akan toleransi,”tandasnya.

Hadir dalam rakor yakni pengawas PAI tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK, yang menyatakan siap menjadi penggerak sukses moderasi beragama di sekolah melalui model pembelajaran yang efektif sesuai karakter budaya kearifan masyarakat Wonosobo.

Adapun Tim kerja pengawas PAI yakni Yuniati, Noer Farida dan Ahmad Sahil, menyatakan siap membersamai para guru PAI berinovasi dalam karya literasi sukseskan moderasi beragama di sekolah. Fk-ws