Tim Riset Madtsansa dan RSI Tindak Lanjuti Program Pembuatan Air Decontamination

Banjarnegara – Pandemi covid-19 yang belum kunjung usai menuntut orang kreatif dalam segala hal. Tuntutan kreatif itu salah satunya adalah menciptakan alat sederhana yang bisa bermanfaat di era pandemi ini. RSI (Rumah Sakit Islam) Banjarnegara bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara menciptakan alat Air Decontamination yang ramah di kantong.

Menindaklanjuti pelatihan pembuatan alat Air Decontamination yang dilaksanakan pada 19 oktober lalu, MTs Negeri 1 Banjarnegara berinisiatif melaksanakan pelatihan tersebut di madrasah. Bertempat di laboraturium IPA, Tri Widayati beserta tim dibimbing oleh kepala litbang RSI, Ari membuat alat Air Decontamination. MTs Negeri 1 Banjarnegara merupakan madrasah pertama di Banjarnegara yang praktek langsung membuat alat Air Decontamination dengan dibimbing tim dari RSI.

“Saya berinisiatif mengundang tim dari RSI untuk membimbing tim kami membuat alat Air Decontamination. Alat ini akan sangat bermanfaat di MTs Negeri 1 Banjarnegara untuk steralisasi udara di kelas supaya bila siswa masuk ruangan, udara sudah bersih,” tutur Tri Widayati saat ditemui Sabtu, (6/11).

Peralatan yang dibutuhkan untuk membuat Air Decontamination ini bisa dibilang murah meriah. Alat-alat tersebut di antaranya peralon, blower, lampu uv, travo, kabel, dan beebrapa alat lainnya.

“Di era pandemi ini kami tertantang untuk membuat alat pembersih udara yang ramah di kantong. Tidak perlu barang mahal untuk bisa mendapat udara yang steril. Hanya dengan uang 400 ribuan kita sudah bisa membuat alat Air Decontamination,” jelas Ari, kepala litbang RSI.

Tri Widayati membentuk tim beranggotakan 6 guru dan 4 siswa untuk dibimbing langsung olrh tim litbang RSI membuat alat Air Decontamination.

“Namanya latihan pasti ada saja yang bikin tertawa karena salah. Ini mau ngebor peralon tangannya malah ndredek,” tutur Vanina, siswa pelatihan Air Decontamination.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, Eko Widodo berharap pembuatan alat ini berhasil. Tidak hanya membuat satu alat saja karena alat tersebut akan digunakan di seluruh kelas.

“Alat ini akan sangat bermanfaat di MTs Negeri 1 Banjarnegara. Kegiatan pembelajaran PTM akan lebih steril karena udara sudah disterilisasi dengan alat Air Decontamination,” pungkasnya (rin/ak/rf).