Yayasan Abadiyah Pati Bangun Gedung Qur’an Center

Yayasan Abadiyah Pati Bangun Gedung Qur’an Center

Pati – Yayasan Abadiyah Kuryokalangan Kab. Pati berlokasi strategis di tengah-tengah lingkungan pondok pesantren dan setelah dianalisa banyak sekali para anak didik yang berminat untuk menghafal Al qur’an. Berawal dari alasan itulah, yayasan Abadiyah kemudian mengakomodir apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dengan membangun gedung qur’an center.

Kepala MTs Abadiyah Pati Syaiful Islam pada Ahad (26/9) telah melakukan peletakan batu pertama tanda secara resmi dimulainya pembangunanGedung Qur’an Center tersebut.

Dalam keterangannya melalui pesan whatsaap pada Rabu (29/9/2021), Saiful Islam mengatakan bahwa pihak madrasah membentuk kelas tahfidzil qur’an yang kurang lebih sudah berjalan selama tujuh tahunan sehingga qur’an center ini nantinya menjadi tempat yang representatif yang mampu memberikan kenyamanan pada para anak didik kelas tahfidzil qur’an dalam melakukan kegiatan dengan mengikuti setiap pembelajaran tahfidz dan pembelajaran lain pada umumnya.

Menurut Saiful, ide gagasan awal untuk membangun Gedung Qur’an Center sendiri sudah lama, namun terbatasnya lahan yang dimiliki oleh Madrasah, baru kali ini bisa terwujud dengan adanya masyarakat yang peduli dan mencintai Alqur’an yang mewakafkan sebagian dari tanahnya yang berlokasi di belakang madrasah untuk dijadikan Gedung Qur’an Center. “Hal ini sebelumnya telah didiskusikan pihak madrasah dengan Bapak Agus Sugeng Rahayu dan Ibu Nur Kholifah selaku pihak yang mewakafkan tanahnya, supaya seluruh anak didik yang menghafal bisa berkumpul menjadi satu,” terangnya.

“Dengan adanya Qur’an Center tersebut madrasah berharap nantinya para anak didik penghafal Al Qur’an merasa nyaman ketika berada di Qur’an Center sejak pagi sampai sore hari, untuk malam harinya anak-anak bisa fokus di pondok pesantren masing-masing maupun di rumah masing-masing bagi yang tidak mondok, dengan kata lain pihak madrasah mengelola di siang harinya dan malam harinya para masyayih bias memberikan bimbingan di pondok masing-masing,” tambah Saiful.

Qur’an Center diharapkan bias bersinergi dengan madrasah Abadiyah maupun pondok-pondok yang ada di sekitar madrasah Abadiyah. Qur’an Center ini juga dapat dikatakan sebagai wujud apresiasi dari pihak madrasah kepada para anak-anak yang menghafal Al Qur’an. “Pada tahun ini terdapat tujuh kelas Tahfidzil Qur’an, terdiri dari empat kelas rombel MTs dan tiga kelas MA yang nantinya ketika Gedung Qur’an Center sudah jadi, anak-anak baik dari MTs dan Aliyah bisat erpusat menjadi satu,” terangnya.

Qur’an Center juga akan menjadi kelas untuk pembelajaran umum lainnya untuk pemenuhan lokal kelas yang masih memiliki kekurangan sekitar empat kelas. Saat ini kelas anak-anak tahfidz berada di Mushola Abadiyah dan di tempat parkir yang telah disulap sedemikian rupa menjadi kelas untuk pembelajaran. “Kalau madrasah tidak secepatnya mengatasi problem ini, sama saja pihak madrasah dzolim pada anak-anak penghafal Qur’an dan juga sebagai pemenuhan sarana dan prasarana madrasah,” tegas Saiful.

“Untuk saat ini difokuskan pada kelas tahfidz dahulu, dan pengembangan ke depannya nanti kelas sains, maupun kitab. tentunya itu perlu waktu yang panjang dan uluran tangan para aghniya’. Gambaran awal nantinya Qur’an Center akan memiliki fasilitas ruang pertemuan (aula), kantor asatidz, ruang riset Al qur’an, tempat wudhu, perpustakaan, tempat istirahat, 14 rombel, dan ruang lainnya. Insyaallah nantinya Qur’an Center akan memiliki tiga lantai,” terang Saiful.

Saiful menyampaikan bahwa program kelas tahfidz di MTs Abadiyah setiap tahunnya yaitu 5 juz, jadi lulus MTs tarjetnya dapat 15 juz, kemudian dilanjut ke madrasah aliyah selama 3 tahun dengan tarjet yang sama yaitu 15 juz. “Jadi nantinya lulus dari Abadiyah sudah bias Hafal Al Qur’an 30 juz, dan selanjutnya bias melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan dapat diterima secara baik oleh perguruan tinggi yang dituju para anak didik kami, terkhusus para anak didik tahfidzil qur’an,” harapnya.

“Kami segenap pengurus yayasan abadiyah kuryokalangan masih menerima uluran bantuan bagi segenap masyarakat yang mau menginfakkan sebagian dari hartanya untuk pembangunan Qur’an Center yang saat ini sedang dalam proses pembangunan. Insyaallah kami akan menjaga amanah yang diberikan oleh para donator sebaik-baiknya,” pungkas Saiful mengakhiri keterangannya. (rf/at)