Ka Kankemenag Lantik Kepala KUA dan Kepala MIN

Boyolali – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali melaksanakan Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Serta Serah Terima Jabatan Fungsional Penghulu Dengan Tugas Tambahan Kepala Kua Dan Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri Di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali. Kegiatan yang dilaksanakan pada selasa 19/01 di Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kecamatan Mojosongo tersebut hanya dihadiri oleh pejabat yang bersangkutan, petugas dan panitia serta dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Kegiatan tersebut  merupakan promosi dan rotasi sekaligus pengisian jabatan bagi KUA Kecamatan dan MIN negeri di boyolali yang selama ini masih belum ada pejabat definitifnya.

Pejabat yang dilantik dan di ambil sumpah pada Kankemenag Kab Boyolali adalah sebagai berikut :

1. Abdurrohman sebagai kepala KUA Kecamatan Mojosongo

2. Saiful Anwar sebagai sebagai kepala KUA Kecamatan Cepogo

3. Aksiyanto sebagai sebagai kepala KUA Kecamatan Musuk

4. Mahmud Al Muslimin sebagai Kepala KUA Kecamatan Sawit

5.  Mukalim  sebagai kepala KUA Kecamatan Klego

6. Sri Hatmoko sebagai Kepala MIN 3

7. Umi Khoeriyah sebagai Kepala MIN 11

8. Joko Sriyanto sebagai kepala MIN 12

9. Saiful Hadi sebagai Kepala MIN 6

 

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali, Fahrudin menyampaikan bahwa kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah yang diselenggarakan pada hari ini dilaskanakan serentak oleh kabupaten kota se jawa tengah. “pelantikan ini, hari dan jamnya dilaskanakan serentak  oleh kankemenag se jawa tengah, ini merupakan ikhtiar dalam rangka tertib administrasi kepegawaian, jadi terkait kewajiban administrasi pegawai dapat segera di sesuaikan pada awal tahun.” Kata fahrudin

Selanjutnya fahrudin menyampaikan bagi  pegawai yang mendapat promosi sebagai kepala KUA atau Kepala Madrasah agar segera beradaptasi dengan jabatannya yang baru. Peralihan tugas dari pegawai biasa menjadi pegawai dengan jabatan kepala KUA atau Kepala Madrasah  tentunya memiliki tanggung jawab yang berbeda.

“Menjadi pejabat tentunya meiliki tanggung jawab yang bebeda, segera beradaptasi, baik dengan pegawai di lingkungannya, maupun dengan jabatannya, agar tugas tugas yang diemban dapat berjalan dengan lancar,” kata Fahrudin.

Fahrudin berpesan kepada seluruh pejabat yang dilantik agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan terutama pada lingkungan kerjanya.  Kondisi pandemi yang masih melanda mewajibkan ASN utamanya pada Kementerian Agama untuk memberikan contoh yang baik bagi masyarakat dalam melaskanakan protokol kesehatan.

“Tidak bosan bosannya saya mengingatkan agar selalu patuh pada protokol kesehatan, menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker, khususnya kita sebagai pegawai, tidak hanya patuh, tetapi harus menjadi contoh di masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan,” pungkasnya. (Jaim/rf)