PLT PD Pontren Kankemenag Kab. Wonosobo Lakukan Kunjungan Pelaksanaan Ujian tingkat Wustha

Wonosobo – PLT Pendidikan Diniyah Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kab. Wonosobo lakukan kunjungan dan monitoring pelaksanaan Ujian Tingkat Wustha Tahun 2020/2021 Pondok Pesantren (ponpes) An Nidhom Garung Wonosobo. Kunjungan dilakukan pada hari Senin, (15/3).

Imron Awaludin selaku PLT PD Pontren sekaligus Kasi Bimas Islam Kankemenag Kab. Wonosobo dalam kunjungannya mengatakan kredibilitas pondok pesantren masih dipertahankan dengan baik ditengah terpaan pendidikan modern lainnya.

 “Pesantren diakui sebagai model pendidikan awal Islam di Indonesia yang sampai saat ini masih eksis dan mampu mempertahankan kredibilitasnya di masyarakat.

Menurutnya, Ponpes merupakan lembaha pendidikan yang unik bukan karena keberadaannya yang sudah lama dan masih eksis, melainkan karena kultur, metode dan jaringan yagn diterapkan oleh lembaga Agama tersebut.

Pihaknya menambahkan, pelaksanaan pendidikan kesetaraan dan ujian tingkat Wustha pada Ponpes merupakan bukti bahwa Ponpes telah berkembang mengikuti kebutuhan dan tuntutan zaman.

“Selain fokus memberikan pendidikan berbasis keagamaan, ponpes saat ini juga sudah berkembang menjadi lembaga pendidikan yang bisa disetarakan dengan sekolah umum maupun madrasah pada umumnya. Ini adalah salat satu bukti bahwa Ponpes dapat menjawab tantangan perubahan jaman,” tandas Imron Awaludin.

Sementara itu, dijumpai pada lokasi berbeda kepala Kankemenag (Kakankemenag) Kab. Wonosobo berharap ujian kesetaraan tingkat Wustha yang dilakukan dibeberapa Ponpes  yang ada di Kabupaten Wonosobo dapat berjalan lancar dan sukses.

“Kesuksesan pelaksanaan Ujian tingkat Wustha diponpes juga akan membuktikan bahwa ponpes benar-benar siap menyiapkan generasi penerus bangsa yang paham secara bidang keagamaan dan mempunyai bekal pendidikan umum serta siap bersaing dengan lainnya,” ungkap Ahmad Farid.

Pelaksanaan Ujian tingkat Wustha Ponpes An Nidhom Garung Wonosobo dijadwalkan dilaksanakan selama enam hari, mulai hari senin hingga sabtu dan ditambah hari senin selanjutnya. Adapun mata pelajaran yang diujikan yakni PKN, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, Al Quran, Hadist, Aqidah, Akhlak, Tarikh, Fiqh dan Bahasa Arab. Ps-ws/qq