Kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Mutu Layanan KUA yang diselenggaraka oleh Bimas Islam Kankemenag Kab. Boyolali

Bimas Islam Gelar Acara Bimbingan Teknis Peningkatan Mutu Layanan KUA

Boyolali – Kantor Kementeian Agam Kabupaten Boyolali melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Mutu Layanan KUA (Simkah-Web) Tingkat Kabupaten. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (26/11) bertempat di kedai padmo kemiri mojosongo diikuti oleh penghulu, Kepala KUA dan Operator SIMKAH se kabupaten boyolali. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Kementeian Agama Kabupaten Boyolali, Kasi bimas Islam dan Operator Simkah Kanwil Kemenag Prov. Jateng.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali, Hanif Hanani dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam rangka menuju Zona Integritas, ASN Dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali harus bekerja lebih aktif dan lebih berintegritas. Tidak terkecuali pelayanan di KUA Kecamatan yang merupakan ujung tombak pelayanan Kementerian Agama di tingkat kecamatan.

“Pegawai di setiap KUA harus bekerja lebih aktif dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, Kepala KUA sebagai ujung tombak di Tingkat kecamatan harus mampu memberi contoh kepada pegawainya dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata hanif

Hanif menegaskan bahwa sebagai ujung tombak kementeian agama, KUA kecamatan mempunyai produk hukum yang sangat penting bagi masyarakat. Produk hukum tersebut harus dicatat dengan teliti sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“KUA Mempunyai Produk Hukum yg harus di pertanggung jawabkan ketelitiannya, Kutipan Akta, Duplikat akta Nikah dan lain lain, maka dari itu pastikan dokumen yang menjadi rujukan harus diperiksa dengan teliti, jangan sampai terjadi kesalahan dalam pencatatan produk hukum tersebut, bila perlu koordinasi dengan dukcapil untuk memastikan dokumen tersebut,” tegasnya.

Selanjutnya hanif berharap agar seluruh KUA di kabupaten boyolali dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dimulai dari KUA Musuk yang sudah menjalankan program revitalisasi KUA.

“Jumlah KUA di Indonesia adalah 5945, sedangkan KUA Musuk mewakili sebagai program Revitalisasi KUA, ini hal yg sangat penting untuk kita Dukung bersama. dan nanti KUA-KUA yang lain juga Harus mengikuti Program Revitalisasi ini,” ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan bimbingan teknik peningkatan mutu layanan KUA yang disampaikan oleh Operator Simkah Kanwil Kemenag Prov. Jateng Ari Wibowo. Dalam materinya ari wibowo Menyampaikan tentang Pelayanan Kartu nikah Digital dan Panduan Aplikasi Simkah Web Terbaru. (Soerya/Zoelva/Jaim/rf)