Donasi Untuk Korban Semeru Warnai Desiminasi Muswil Pokjaluh

* Para Penyuluh Agama Islam Fungsional Kemenag Kab. Batang berpose bersama

Batang – Para Penyuluh Agama Islam Fungsional yang tergabung dalam Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Islam Kabupaten Batang mengadakan rapat Koordinasi pada Senin (06/11) di Resto Like Mie, Sambong Batang. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menindaklanjuti Hasil Musyawarah Wilayah Pokjaluh Provinsi Jawa Tengah yang diadakan di Surakarta pada 29-30 November 2021 lalu.

Sekjen Pokjaluh Batang, Maskur, dalam kata pembukaaanya menginformasikan bahwa dirinya dan ketua Pokjaluh Batang berkesempatan mengikuti Muswil tingkat Provinsi sehingga perlu menyampaikan informasi-informasi penting muswil kepada seluruh Penyuluh Fungsional Kabupaten Batang.

” Alhamdulillah para pejabat di Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah sangat memberikan support penuh terhadap suksesnya gelaran Muswil Pokjaluh Provinsi Jawa Tengah. Bahkan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah dengan semangatnya berbaju batik Penyuluh seperti peserta lainnya, dan dalam sambutannya memberikan suport penuh untuk Pokjaluh Jawa Tengah, ini menjadi penyemangat tersendiri bagi Pokjaluh Kab. Batang, sehingga menumbuhkan optimisme  ,” terang Maskur.

* Pokjaluh sedang menyampaikan desiminasi setelah utusannya selesai mengikuti Muswil Pokjaluh tingkat Provinsi Jawa Tengah

Sementara itu, Hj. Almukaromah,Ketua Pokjaluh Kabupaten Batang menyampaikan pesan dari Kepala Bidang Penaiszawa Kemenag Provinsi Jawa Tengah Afief Mundzir yang menegaskan dukungannya bagi kemajuan Pokjaluh Jateng dan semua Penyuluh Agama. Namun dengan  catatan, penyuluh harus bisa memantaskan diri,  menguatkan soliditas dan berani melakukan lompatan-lompatan inovasi dalam programnya .

” Salah satu usaha yang akan kita lakukan ke depan untuk memantaskan diri dan meningkatkan kualitas para penyuluh Agama adalah program FGD (Focus Grup Discussion) setiap sebulan sekali dengan  anjangsana dari satu kecamatan ke Kecamatan lain,” kata Hj. Almukaromah.

Dia juga menegaskan bahwa dalam FGD itu menurutnya para penyuluh dapat berdiskusi secara intensif kususnya bagaimana mengembangkan dan memberdayakan majelis taklim yang dibinanya.

“ Dalam FGD itu akan kita bahas potensi-potensi yang bisa dikembangkan dari pemberdayaan majelis taklim dan menggali nilai-nilai yang khas dari majelis taklim maupun hal lain,” tegasnya.

Di akhir acara para penyuluh Agama Islam melakukan gerakan spontan dengan menghimpun infaq untuk Donasi Semeru yang terkumpul sejumlah Rp. 4.015.000. (Almukaromah /Zy)