Pendampingan implementasi SAKTI yang dilaksanakan oleh KPPN Klaten

KPPN Klaten Dampingi Kemenag Boyolali Implementasikan SAKTI

Boyolali – Dalam rangka implementasi aplikasi Sistem Akuntansi tingkat instasni (SAKTI) pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali, Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Klaten menugaskan pegawainya secara khusus untuk mendampingi ASN Kankemenag Kab Boyolali dalam mengoperasikan aplikasi SAKTI. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (01/12) di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali tersebut diikuti oleh seluruh operator aplikasi SAKTI pada Kankemenag Kab Boyolali. Hadir dari KPPN Klaten Pejabat Pembina Perbendaharaan.

Dalam keterangannya, pegawai KPPN klaten yang ditugaskan, Joko Hartanto menyatakan bahwa aplikasi SAKTI adalah aplikasi yang dibuat oleh Kementeian Keuangan sebagai sarana bagi satker dalam mendukung implementasi SPAN untuk melakukan pengelolaan keuangan yang meliputi tahapan perencanaan hingga pertanggungjawaban anggaran.

“Nantinya seluruh aplikasi keuangan yang sebelumnya terpisah dijadadikan satu di aplikasi SAKTI web ini, dan juga SAKTI ini menerapkan sistem single database, sehingga dimanapun bapak ibu berada, asal ada komputer dan koneksi internet, bapak ibu dapat mengakses aplikasi SAKTI ini,” kata Joko

Selanjutnya dalam rangka implementasi aplikasi SAKTI web full modul yang rencananya akan dilaksanakan pada tahun 2022, Kementerian Keuangan telah melaksanakan beberapa kali pelatihan online tentang aplikasi sakti. Termasuk didalamnya ada beberapa video tutorial mengenai aplikasi sakti yang dapat dilihat pada platform siaran digital. Namun demikian ada beberapa satker yang masih harus didampingi dalam hal pengoperasian aplikasi sakti.

“Khusus untuk Kementerian Agama, Kementerian Keuangan melalui KPPN Klaten melakukan pendampingan dalam implementasi aplikasi SAKTI, hal ini dikarenakan pada Kementerian Agama, khusunya Kementeian Agama Kabupaten Boyolali dalam 1 Kantor memiliki 8 DIPA, dan ada beberapa anak satker dalam salah satu DIPA tersebut, sehingga membutuhkan pendampingan khusus untuk implementasi aplikasi SAKTI,” lanjutnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali, Hanif Hanani mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya kegiatan tersebut sangat membantu ASN  kankemenag kabupaten boyolali dalam rangka melaksanakan anggaran yang bersih dan akuntable.

“Saya menyambut baik inisiatif yang dilaksanakan oleh KPPN Klaten, pegawai kami secara khusus didatangi dan dilatih menggunakan aplikasi SAKTI hingga semua lancar, ini semua dalam rangka pelaksanaan anggaran yang bersih dan akuntable, dan juga mendukung pembangunan zona integritas pada Kantor Kementeian Agama Kabupaten Boyolali,” ungkap Hanif.

Kegiatan tersebut rencananya dilaskanakan 2 hari yaitu hari rabu dan kamis (1-2/12). Dilakukan secara tatap muka satu persatu mulai dari perekaman pejabat hingga dikeluarkannya Surat Perintah Membayar. Sebagaimana diketahui aplikasi SAKTI akan diimplementasikan pada tahun 2022, namun demikian pembuatan gaji pegawai pada januari 2022 dilaskanakan pada desember 2021. Sehingga pada bulan desember ini pembuatan Surat Perintah Membayar untuk pembayaran gaji pegawai pada bulan januari sudah melalui aplikasi SAKTI. (Zoelva/Jaim/rf)