Peringati HAB ke 76, Kemenag Bersama PMI Kudus Gelar Aksi Donor Darah

Kudus –  Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus bekerja sama dengan PMI Kudus melaksanakan bakti sosial donor darah di MAN 2 Kudus , Selasa  (28 Desember 2021).

Kegiatan ini merupakan salah satu agenda dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke 76 dengan melibatkan ASN Kemenag dan ASN di lintas sektor . Mereka berasal dari ,  guru , pengawas, pegawai KUA , ASN Kemenag dan madrasah negeri serta ASN lintas sektor yang berlokasi  di sekitar Kantor Kemenag.

“Donor darah dilakukan untuk berbagi kepada warga yang membutuhkan , hal ini sejalan dengan moto kementerian Agama yakni “ Ikhlas Beramal”. Dari moto itulah kita jabarkan dengan aksi donor darah ini. Setetes darah yang didonorkan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan . Semoga ini benar-benar bermanfaat dan jadi lading amal bagi mereka yang mendonorkan darahnya.” Jelas kepala KemenagKab.Kudus ,Suhadi

Sementara itu dr. Sheila Sabrina Mutmainah, Koordinator Tim donor darah dari PMI  menyampaikan , sinergitas PMI dalam membantu ketersediaan darah di Rumah Sakit yang ada di Kabupaten Kudus menjadi hal yang penting, pihaknya akan selalu siap membantu seluruh instansi atau lembaga yang melakukan kegiatan donor darah.

Lanjut Sheil , syarat syarat untuk memenuhi criteria sebagai pendonor darah cukup mudah. Pendonor minimal berusia 17 tahun baik laki-laki maupun perempuan, maksimal 60 tahun . Mereka harus melakukan serangkaian tes pengecekan darah seperti tensi dan pengukuran kadar Hemoglobin (Hb) dalam darah.

“Kegiatan donor darah ini juga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh seperti menjaga kebugaran tubuh hingga menurunkan resiko terkena penyakit stroke dan jantung” terangnya.

Dirinya berterimakasih dan berharap kegiatan ini bias dilaksanakan dengan rutin dan dapat menjadi contoh bagi instansi lain yang ada di Kabupaten Kudus, ujarnya

Sebanyak 20 kantong darah berhasil didonorkan, dengan harapan semoga setiap tetes darah yang disumbangkan oleh para pendonor dapat menjadi secercah kehidupan bagi saudara saudara yang membutuhkan. (St.Zul/bd).