Kakankemenag Siap Berjuang Bersama Guru PAI

Kebumen – Kita harus percaya ada suatu masa dimana Allah akan menjawab seluruh doa dan perjuangan kita. Maka laksanakan tugasmu dengan penuh tanggung jawab, dedikasi dan penuh keikhlasan. Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen H. Ibnu Asaddudin saat memberikan pembinaan dan dorongan semangat kepada guru – guru Pendidikan Agama Islam Non PNS dilingkungannya.

Pembinaan dilaksanakan setelah sebelumnya para guru Pendidikan Agama Islam yang tergabung dalam Paguyuban  Guru Tidak Tetap PAI dalam Dapodik SD dan SMP Negeri Kabupaten Kebumen menggelar acara Doa Bersama dan Silaturahmi di aula Kankemenag Kabupaten Kebumen, Jum’at (28/01).

Disampaikan Kakankemenag, guru Pendidikan Agama Islam harus bisa menjadi teladan bagi peserta didik dan di tengah kehidupan bermasyarakat. Masyarakat akan sangat menilai citra guru agama bukan saja akan pengetahuannya saja yang dianggap lebih tentang agama. Tetapi mereka jauh akan lebih menilai citra Guru Pendidikan Agama Islam dari sikap, perilaku / tingkah lakunya di masyarakat.

“Maka wujudkan amalan unggulanmu dan prestasi terbaikmu sehingga dalam dirimu akan selalu nampak nafas dan aura agamamu,” ujar H. Ibnu.

Menyinggung harapan para guru GTT terkait formasi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ataupun formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Kepala Kankemenag siap mendukung dan memfasilitasi usulan mereka dengan mengkomukikasikannya kepada pihak – pihak terkait.

“Jika ada 190 guru pendidikan Agama Islam yang sedang berjuang untuk memperbaiki nasibnya, maka saya aka nada di dalamnya,” tandasnya.

Senada dengan Kakankemenag, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam H. Mulyono juga berharap agar guru Pendidikan Agama Islam bisa memberikan kontribusi  dan mewarnai kehidupan masyarakat dengan hal – hal yang positif.

“Guru PAI harus mampu berperan di masyarakat,” pesannya.

Musbihin, ketua paguyuban Guru Tidak Tetap PAI dalam Dapodik SD dan SMP Negeri Kabupaten Kebumen menjelaskan, doa bersama dilaksanakan sebagai salah satu upaya memohon kepada Allah S.W.T agar mereka dimudahkan urusannya untuk mendapatkan formasi, dan diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ataupun formasi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2022.(fz/bd).