Ka Kanwil Kementeian Agama Provinsi Jawa Tengah, Mustain Ahmad memberikan pembinaan kepada ASN MTsN 4 Boyolali pada senin (10/01)

Kakanwil Bina ASN MTsN 4 Boyolali

Boyolali – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah memberikan pembinaan kepada ASN MTsN 4 Boyolali. Kegiatan Yang berlangsung pada Senin (10/01)  di MTsN 4 Boyolali tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali, KASI PENDIDIKAN Madrasah, Komite MTsN 4 Boyolali, Pengawas Madrasah dan Pemerintah Desa Kopen Kecamatan Teras Serta diikuti oleh guru dan karyawan pada MTsN 4 Boyolali

Dalam sambutannya, kepala MTsN 4 Boyolali, Dahlan Muttaqin menyampaikan bahwa MTsN 4 Boyolali  bermula dari 5 orang siswa yang belajar di gubug yang didirikan oleh masyarakat hingga sekarang menjadi 655 siswa. Perkembangan MTsN 4 Boyolali tidak lepas dari partisipasi masyarakat dalam mengembangkan MTsN 4 Boyolali

“Madrasah ini dulunya berpindah pindah, dari satu rumah warga ke rumah warga yang lain, melihat semangat warga dalam mensekolahkan anaknya, pemerintah desa mempunyai tanah yang dapat dipergunakan untuk gedung madrasah, hingga akhirnya terwujudlah madrasah ini,” kata Dahlan

Kepala Kanwil Kemenag Jateng, Mustain Ahmad dalam pembinaannya menyampaikan bahwa menjadi seorang ASN apalagi guru harus terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan dalam memberikan pengajaran kepada siswa siswinya. Peningkatan kompetensi tersebut dalam rangka memberikan yang terbaik bagi generasi penerus bangsa.

“Kita harus terus merintis dan membangun untuk generasi penerus kita kelak, dan ini dilakukan oleh orang tua kita jaman dulu hingga muncul istilah dalam bahasa jawa Bopo topo putro nompo (ayah yang melakukan tirakat/usaha, anak yang mendapatkan hasil),” ungkap Musta’in

Selanjutnya mustain menegaskan  kepada ASN pada MTsN 4 Boyolali untuk mengabdi dan loyal kepada negara kesatuan republik indonesia sebagai bentuk rasa tanggung jawab dan memiliki terhadap negara kesatuan republik indonesia. Pengabdian dan loyalitas kepada harus dilakukan sesuai dengan atuiran dan peraturan yang ada.

“Dari semua unsur pemerintah, semua ASN wajib hukumnya loyal kepada negara, kalau ada ASN yang tidak cocok dengan pemerintah, anda berada di tempat yang salah, silahkan mengundurkan diri sebelum diberhentikan,”tegasnya.

Mustain juga berpesan kepada ASN pada MTsN 4 Boyolali agar selalu menanamkan nilai nilai  moderasi beragama pada siswa siswi. Moderasi beragama merupakan salah satu dari 7 program prioritas kementeiran agama disamping tahun toleransi yang berjalan di tahun 2022 ini.

“Tahun 2022 ini dicanangkan sebagai tahun toleransi oleh Kementerian Agama, ini bisa terwujud dengan dukungan moderasi beragama yang sudah digaungkan pada tahun kemarin, tugas njenengan bapak ibu guru semuanya adalah menanamkan nilai nilai moderasi beragama kepada siswa siswi yang panjenengan didik agar toleransi bisa lestari di bumi nusantara ini,” pesannya (Zoelva/Jaim/rf)