Sosialisasikan UM, MTs Negeri 1 Banjarnegara Ajak Orang Tua/ Wali Peserta Didik Bersinergi

Banjarnegara–Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI telah menyusun dan menetapkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 455 Tahun 2022 tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Madrasah (UM) Tahun Pelajaran 2021/2022. Tujuan dari pelaksanaan UM adalah untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) pada akhir jenjang pendidikan.

Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan UM, maka MTs Negeri 1 Banjarnegara menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Ujian Madrasah kepada seluruh orang tua/wali peserta didik kelas IX pada Sabtu (26/2).

Bertempat di masjid Darul Ulum MTs Negeri 1 Banjarnegara, acara dimulai dari pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 11.30 WIB dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19. Acara dibuka dengan persembahan surat Al Mursalat 1–50 oleh kelas unggulan Tahfidz dilanjutkan kultum yang disampaikan oleh Abdul Majid, guru Bahasa Arab MTs Negeri 1 Banjarnegara.

Eko Widodo, Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang terus terjalin antara madrasah dan orang tua/wali. Eko Widodo juga mengharapkan keikutsertaan aktif orang tua/wali dalam kegiatan ujian madrasah .

“Salah satu kunci sukses dalam penyelenggaraan Ujian Madrasah adalah keikutsertaan orang tua/wali dalam memberikan dukungan dan motivasi pada anak-anak. Selain doa yang senantiasa, dukungan nyata pun harus diberikan demi suksesnya anak-anak dalam menghadapi ujian madrasah,” ungkapnya.

Ujian Madrasah yang pada pelaksanaannya berfungsi sebagai indikator pencapaian kompetensi peserta didik, umpan balik bagi madrasah untuk kepentingan perbaikan proses pembelajaran dan perbaikan mutu pendidikan di waktu berikutnya, serta pemenuhan salah satu syarat penentuan kelulusan.

Sosialisasi ujian madrasah yang secara lengkap disampaikan oleh wakil kepala urusan kurikulum diikuti oleh orang tua/wali dengan sangat antusias. Yuniyati, menjelaskan bahwa ujian madrasah akan diselenggarakan pada 21-29 Maret 2022 dengan moda pelaksanaan UM berbasis android menggunakan aplikasi google form.

“Seluruh peserta ujian madrasah mengerjakan soal di madrasah. Peserta terbagi dalam 16 ruang dengan diawasi oleh guru. Untuk itu, orang tua diharapkan dengan sangat untuk ikut mempersiapkan seluruh kebutuhan anak-anak,” tegasnya penuh semangat.

Yuniyati menambahkan selain doa, orang tua juga dihimbau untuk memantau belajar anak-anak, menyediakan kuota untuk pelaksanaan ujian, mengantar dan menjemput anak-anak, memastikan anak-anak mematuhi prokes, menyiapkan sarapan dan bekal, serta berkomunikasi aktif dengan wali kelas masing-masing demi suksesnya anak-anak dalam menghadapi ujian madrasah. (lin/ak/rf)