Kepaka Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali memimpin Rapat Koordinasi dalam rangka Persiapan Bulan Ramadhan

Menjelang Ramadhan, Kakankemenag Boyolali Pimpin Rakor

Boyolali (Humas)- Memasuki bulan suci Ramadhan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali, H. Hanif Hanani mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama seluruh pejabat dilingkungan Kemenag Boyolali, para Ketua Pokjawas, APRI, Pokjaluh dan Ketua KKM MA, MTs, MI pada Kamis (24/03). Acara rakor yang digelar di Ruang pertemuan ini membahas berbagai persiapan menyambut Bulan Ramadhan Tahun 1443 H/ 2022 M.

Dalam sambutannya, Hanif mengajak seluruh ASN Kemenag Kab. Boyolali untuk menyambut bulan suci Ramadhan pada tahun ini dengan penuh suka cita, serta senantiasa menjadikan bulan Ramadhan ini menjadi momentum yang tepat bagi ASN Kemenag Boyolali untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan layanan kepada masyarakat.

   “Bulan Ramadhan merupakan waktu yang sangat tepat bagi seluruh warga Kemenag Kab. Boyolali untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta meningkatkan layanannya kepada masyarakat.”ujar Hanif

 Untuk itu, lanjut Hanif, beberapa agenda Ramadhan perlu dirumuskan, seperti sosialisasi jadwal Imsyakiyah, jadwal safari Ramadhan, Tadarus Al Qur’an, pembagian bantuan dari UPZ kepada masyarakat kurang dan Penentuan kadar zakat fitrah 1443 H. peran para penyuluh untuk dioptimalkan dalam memberi ceramah agama kepada masyarakat.

“Agenda Ramadhan tahun 1443 H ini akan kita rumuskan sebaik baiknya untuk peningkatan layanan kepada masyarakat dan membantu kesejahteraan masyarakat kurang mampu” Jelas hanif.

Lebih lanjut Hanif mengharapkan kepada  seluruh Satuan Kerja Madrasah, KUA, para Pengawas Pendidikan dan para penyuluh untuk turut andil dalam memeriahkan Ramadhan tahun ini. Terkhusus untuk tenaga Penyuluh Agama Islam Non PNS agar Kepala KUA Kecamatan segera membuat jadwal kegiatan khusus bulan Ramadhan diwilayah kerja kecamatan masing-masing, seperti Kultum, menjadi Khatib Jumat, mengisi pengajian, bila perlu kerjasama dengan Kepala Desa dan pengurus Masjid untuk dijadwalkan menjadi Imam Taraweh, Pesan penutupnya. (ZN/rf)