Milad MAN 1 Grobogan Diisi Pembinaan Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah

Grobogan – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Musta’in Ahmad menghadiri acara Milad ke-44 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Grobogan, Kamis, (17/3/2022) di kampus madrasah tersebut. Kedatangan Kakanwil dan rombongan disambut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Grobogan, Imron Rosyidi, di dampingi Kasi Penmad, Roziqun, Kepala MAN 1 Grobogan, Suprapto, serta seluruh guru MAN 1 Grobogan. Kegiatan Milad tersebut juga dihadiri ketua komite, para kepala madrasah, pengawas madrasah, dan para alumni MAN 1 Grobogan.

Menurut laporan Kepala MAN 1 Grobogan, Suparpto mengatakan dalam memperingati milad atau ulang  tahun MAN 1 Grobogan ke 44, kami akan meresmikan  Pusat Informasi dan Layanan Madrasaah (PiLaM) serts louncing buku yang diterbitkan oleh guru-guru dan siswa.

“Alhamdulillah 9 teman-teman semangatnya luar biasa karena berhasil menerbitkan 25 karya guru dan siswa dari 25 karya guru dan siswa itu 17 adalah karya dari temen-temen guru dan delapan adalah karya dari anak-anak Dan menorekan 260 prestasi dari siswa-siswa MAN 1 Grobogan baik ditingkat daerah maupun tingkat Nasional,” kata Suparpto.

Dalam menuju Zona Integritas (ZI) menuju WBK, kami berterimakasih kepada bapak Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah telah menunjuk pailot projektor. Alhamdulillah kami lolos dengan peringkat 81,52 dengan motivasi dan semangat para guru-guru, dan mudah-mudahan bisa lolos dalam penilaian WBK  oleh KemenPan RB.

Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag  Provinsi Jawa Tengah, Musta’in menyampaikan ucapan selamat ulang tahun selamat milad yang ke 44 Madrasah Aliyah Negeri 1 Grobogan mudah-mudahan semakin mandiri maka jalan terus meskipun anggarannya enggak ada dan sebagainya Jalan terus sudah sesuai semakin akuntabel nasionalis jujur unggul.

“Selamat atas prestasi dan telah ditorehkan oleh MAN 1 Grobogan baik itu oleh siswanya maupun gurunnya oleh kepala madrasahnya maupun secara kelembagaan. Dibalik kesuksesan itu Majeng yang menjadi taglig kita yang menjadi semboyan kita se-jawa tengah itu mudharat akuntabel mengayomi. Bahwa Majeng memberi inspirasi madrasah yang pertama itu hari ini lebih baik dari hari kemarin, seperti halnya MAN 1 Grobogan tahun lalu saya datang di Madrasah ini belum ada PiLaM sekarang ada PiLaM, tahun lalu belum masuk ke zona integritas sekarang sudah masuk zona integritas,”ungkap Musta’in.

Lebih lanjut, Kakanwil mengatakan Kenapa harus melakukan reformasi birokrasi, kenapa harus membangun zona integritas menuju WBK dan nanti kemudian di WBBM itu bagian kata Pemerintah atau negara harus bisa bertanding siap untuk dipantulkan disandingkan dan dibandingkan dengan institusi lainnya.

“Persoalan kebangsaan kita adalah masih tertinggal dibanding dengan negara-negara lain, walapun kemerdekaannya lama negara kita. Karena itu MenPanRB membentuk Reformasi Birokrasi dalam upaya pelayanan masyarakat,” jelasnya.

Musta’in menjelaskan, bahwa abdi negara dan abdi masyarakat adalah pemerintah atau alatnya negara dalam mewujudkan tujuan Negara, karena Pemerintah itu alatnya negara maka aparatur Pemerintah sebagai alat negara maka harus setia dan loyal kepada negara. Karena ASN sendiri bagian dari penyangga negara. Dan ASN diposisi itu dengan berintegritas, bersikap satria di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Dengan cara berpikir, cara bekerja, cara memberikan pelayanan kepada masyarakat itu adalah cara yang sudah ditentukan di dalam birokrasi tidak boleh pakai cara lain.

“Seperti halnya zona integritas diibaratkan akreditasi, tetapi kalau birokrasi sebutannya adalah WBK WBBM wilayah bersih korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani. Dan di tahun 2021 tim penilai nasional menilai dari lima ribuan satker se-indonesia itu hanya 49 yang dipilih oleh Menpan RB dari 49 itu 15 diantaranya ada di satker provinsi Jawa Tengah salah satunya termasuk Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah. Dan yang berhasil mendapatkan predikat WBK Kantor hanya satu se-indonesia yaitu Kantor Kementerian Agama kota Salatiga Jawa Tengah dan Madrasah satu juga MAN Cendekia Serpong Jawa Barat. Dan mudah-mudahan MAN 1 Grobogan juga bisa berhasil mendapatkan predikat WBK,” bebernya.

Milad MAN 1 Grobogan ke-44 membuktikan madrasah tetap dicintai masyarakat, oleh karenanya madrasah akan selalu memberikan yang terbaik kepada siswa dan selalu berusaha menjawab harapan orang tua yang menitipkan anaknya untuk menempuh pendidikan di madrasah.

“Di usia yang ke-44 tahun ini, diharapkan MAN 2 Pessel dapat lebih berkembang dan maju menjadi madrasah yang lebih baik dengan melahirkan siswa yang berprestasi di berbagai bidang seperti motto Semen Padang dan Yamaha, kami telah berbuat sebelum orang lain memikirkan dan MAN 2 Pessel semakin di depan,” pungkasnya.(bd/Sua)