PKS MAN 4 Kebumen Adakan Simulasi Ujian Praktek Membuat SIM 

Kebumen – Setiap pemilik kendaraan bermotor diwajibkan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Namun realitanya masih banyak masyarakat yang tidak memiliki surat tersebut. Sulitnya mengikuti ujian keterampilan menghindari rintangan dengan mengendarai kendaraan menjadi salah satu alasan masyarakat banyak mengabaikan kewajiban memiliki SIM, termasuk kalangan pelajar.

Karena itu, para pelajar yang tergabung dalam Petugas Keamanan Sekolah (PKS) MAN 4 Kebumen, Senin (07/03) melakukan latihan keterampilan berkendara (simulasi ujian praktek pembuatan SIM) persiapan agar lolos uji berkendara pada saat membuat SIM nantinya.

Menurut pembina PKS MAN 4 Kebumen, Muhammad Kharis, latihan keterampilan berkendara yang dilakukan di halaman madrasah itu memiliki dua tujuan. Pertama agar anak-anak MAN 4 Kebumen, khususnya anggota PKS ini bisa lolos saat ujian berkendara ketika mau membuat SIM. Tujuan kedua untuk menanamkan kesadaran agar mereka disiplin, dan taat aturan lalu lintas.

“Masasetiap ada operasi lalu lintas harus main kucing-kucingan sama petugas karena tidak punya SIM,” ungkap Kharis.

Faizur Rahman, salah satu anggota PKS yang ikut latihan berkendara mengatakan, dengan latihan ini dirinya bisa mengetahui masing-masing karakter motor yang digunakan untuk uji berkendara ketika membuat SIM.

“Motor matic itu agak sulit dikendalikan saat menghindari rintangan seperti gerakan zig-zag atau meliuk-liuk. Apalagi motor laki yang koplingan.,”katanya.

Yang agak stabil menurut Faizur Rahman motor biasa yang pakai gigi. “Semoga besok pas saya buat SIM bisa lolos uji berkendaranya,” ujarnya. (@papirose/fz/bd).