Persekutuan Umat Kristiani Batang Bagikan Takjil

* Para pemuda dan pemudi Kristiani tampak sedang membagikan takjil dipinggir-pinggir jalan kususnya para tukang becak dan tukang parkir.

Batang – Bulan puasa adalah bulan yang penuh berkah bagi umat Muslim. Oleh karena itu, maka umat Kristen sangat menghargai bulan Ramadhan ini. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk menghormati bulan Ramadhan ini adalah berbagi takjil sebagai perwujudan mengasihi sesama. Kegiatan itu dilaksanakan oleh Bidang Pemuda dan Remaja PUKKB (Persekutuan Umat Kristiani Kabupaten Batang ) bekerjasama dengan Rohis SMA N 1 Batang pada hari Kamis, (21/04) yang lalu dibeberapa titik sekitar Kalisari, hutan kota Rajawali, pasar  serta 2 tempat panti asuhan.

Yulius sebagai koordinator acara mengatakan bahwa acara ini adalah agenda tahunan bidang Pemuda Remaja Kristiani Kabupaten Batang dan sore ini merupakan kegiatan ke dua setelah sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Limpung.

“ Ini merupakan kegiatan yang kedua di bulan Ramadhan ini, sebelumnya kegiatan serupa telah dilaksanakan di Blado pada tanggal 19 April. Dan akan ada juga kegiatan yang sama di Limpung pada tanggal 25 April,” jelas Yulius.

Dia juga menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah sebagai perwujudan penghormatan dan toleransi dari umat kritiani terhadap datangnya bulan Ramadhan yang mewajibkan umat Muslim berpuasa, empati dan perwujudan kasih sayang terhadap sesame manusia ini diwujudkan dengan aksi ini.

* Sebelum menggelar kegiatan berbagi takjil, persekutuan umat Krirtiani Batang bidang pemuda dan remaja berkesempatan berpose bersama di Gerejanya

“ Kita umat Kristiani memahami dan menghormati datangnya bulan Ramadhan yang mewajibkan umat muslim berpuasa, rasakasih sayang sesame manusia, perwujudan simpati dan empati itu kita membagikan takjil menjelang buka puasa dibeberapa tempat,” katanya.

Dia sangat simpati pada anggota masyarakat yang bekerja keras mencari makan dibulan ramadhan ini begitu berat, disatu sisi mereka berpuasa namun disisi lain dia harus mengeluarkan tenaga untuk bekerja.

“ Sasaran pembagian takjil kita adalah para tukang becak, tukang parker, para pedagang serta anak-anak dip anti asuhan, karena mereka adalah pekerja-pekerja berat disatu sisi harus puasa disisi lain dia tetap bekerja,” tuturnya.(Shintia/Zy_humas/rf)