Gandeng BDK Semarang, MAN 1 Kebumen Gelar Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Kebumen – Dunia pendidikan telah memasuki era digitalisasi, dimana pembelajaran tidak lagi dibatasi oleh media konvensial. Perkembangan multimedia dengan aplikasi platform digital pendukung pembelajaran membuat proses belajar mengajar terasa lebih kreatif. Menjawab tantangan perubahan dalam dunia pendidikan MAN 1 Kebumen bekerjasama dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Keagamaan (BDK) Semarang menggelar Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia (11-22/07). Kegiatan yang dilaksanakan di ruang kelas MAN 1 Kebumen tersebut diikuti oleh 40 guru. Hadir dalam kegiatan tersebut Hj. Siti Barokah Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha (TU) BDK Semarang, dan Pelaksana Harian Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen H. Khamid.

Kepala MAN 1 Kebumen H. Wachid Adib dalam sambutannya menyampaikanm, pelatihan media pembelajaran berbasis multimedia merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kompetensi para guru di era perkembangan dunia digital yang semakin pesat. “Perkembangan multimedia yang semakin canggih secara tidak langsung memberikan efek positif pada dunia pendidikan terutama dalam penyampaian materi melalui media pembelajaran yang lebih interaktif, komunikatif dan menarik”, terangnya

“Ikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh agar dapat menghasilkan produk media pembelajaran  berbasis multimedia yang inovatif dan hasilnya siap di gunakan untuk menunjang proses pembelajaran di tahun ajaran baru”, harap Wachid Adib kepada seluruh peserta.

Pelatihan yang lebih difokuskan pada praktek multimedia ini dibimbing oleh narasumber dari BDK Semarang, Muhammad Miftakhul Falah dan Ida Fitri Dianingrum yang kompeten di bidang multimedia. Peserta dipandu membuat video pembelajaran, presentasi multimedia dan penggunaan aplikasi pengolah kata dan data.

Muhammad Miftakhul Falah selaku narasumber saat pelatihan menyampaikan menyampaikan media pembelajaran memiliki peran yang penting untuk membantu guru dalam menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik agar mudah dipahami, lebih menarik dan menyenangkan. “Media pembelajaran yang inovatif memberikan pengalaman belajar yang berbeda sehingga akan merangsang motivasi belajar peserta didik”, ujarnya.

Menurutnya, media pembelajaran yang baik idealnya menggunakan intro awal pelajaran dengan mengingatkan materi sebelumnya dan diakhiri dengan kesimpulan disertai tugas atau gambaran materi selanjutnya. Tampilan gambar yang menarik dan suara yang bersih akan membuat materi dalam media pembelajaran lebih cepat tersampaikan dan mudah dipahami oleh peserta didik.

“Media pembelajaran alangkah baiknya berupa potongan-potongan video pendek berseri agar peserta didik tidak jenuh dan dapat ditonton berdasarkan serinya”, ungkap Muhammad Miftakhul Falah yang juga CEO dan Founder Pakarpedia (pakarpedia.com). (tt/fz/rf).